Markas Penipuan Kamboja Terbongkar, Ada Kantor Polisi dan Bank Palsu

Ringkasan Berita:

  • Bangunan di Kota O’Smach, Kamboja, ditemukan menyimpan fasilitas operasi penipuan internasional setelah mengalami dampak konflik bersenjata dengan Thailand.
  • Di dalamnya terdapat area kerja penipuan, kantor polisi palsu, hingga replika bank guna menipu korban dari berbagai negara.
  • Wilayah tersebut kini berada di bawah kendali militer Thailand.

 

GORONTALO.COM — Sebuah bangunan bertingkat di Kota O’Smach, wilayah utara Kamboja yang berbatasan dengan Thailand, ditemukan dalam keadaan rusak dan terbengkalai akibat dampak konflik bersenjata di daerah tersebut.

Di dalam gedung tersebut, aparat militer Thailand menemukan berbagai peralatan yang diduga kuat terkait dengan kegiatan penipuan skala internasional.

Kawasan tersebut kini berada di bawah kendali pasukan Thailand setelah pertempuran bersenjata yang terjadi sejak akhir 2025.

Ditemukan Ruang Operasi hingga Alat Penipuan

Berdasarkan laporan Associated Press, Rabu (4/2/2026), gedung enam lantai tersebut menyimpan berbagai dokumen, perangkat elektronik, serta barang pribadi yang diduga ditinggalkan secara tiba-tiba oleh para penghuninya.

Baja Juga  Hadiri Rapat Perdana BoP, Presiden Prabowo Pastikan Kesiapan 8 Ribu Pasukan Damai ke Gaza

Di beberapa ruangan, terdapat ruang kerja yang dilengkapi dengan bahan peredam suara. Selain itu, tersedia daftar nama dan nomor telepon, layar komputer, serta tempat kosong untuk perangkat penyimpanan data.

Petugas juga menemukan dokumen percakapan penipuan dalam berbagai bahasa yang diduga digunakan untuk menjalankan tindakan penipuan terhadap korban dari berbagai negara.

Terdapat Kantor Polisi dan Bank Palsu

Temuan lain yang menarik perhatian adalah adanya ruangan yang dirancang mirip dengan fasilitas resmi.

Petugas menemukan replika kantor polisi yang lengkap beserta seragam petugas penegak hukum dari berbagai negara, seperti Tiongkok, Australia, India, Vietnam, Singapura, dan Brasil.

Selain itu, terdapat pula ruangan yang mirip dengan kantor cabang bank Vietnam, lengkap dengan meja pelayanan, baliho, serta area menunggu.

Baja Juga  6 Shio Beruntung yang Bakal Kaya di Tahun Kuda Api 2026: Ramalan Keberhasilan dan Rezeki

Fasilitas palsu ini diduga digunakan untuk meyakinkan korban ketika pelaku berpura-pura menjadi petugas atau pejabat resmi.

Korban kemudian dipaksa dengan ancaman hukum untuk mematuhi perintah pelaku.

Disebut memiliki sistem kerja yang terorganisir

Kepala Unit Intelijen Angkatan Bersenjata Thailand, Letnan Jenderal Teeranan Nandhakwang, menyebutkan bahwa kompleks tersebut menunjukkan pola operasi yang terencana dengan baik.

“Mereka memiliki infrastruktur, sistem kerja, serta proses operasional yang menunjukkan adanya tindakan penipuan yang dilakukan secara terstruktur,” katanya.

Para pakar menganggap jaringan penipuan yang mirip beroperasi di Kamboja dan beberapa negara lain telah menimbulkan kerugian bagi korban di berbagai belahan dunia dengan jumlah kerugian mencapai miliaran dolar.

Baja Juga  Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer Hari Ini: Cinta, Karier, Keuangan, Kesehatan

Selain mengincar korban, jaringan ini diduga menawarkan pekerja dari berbagai negara dengan cara menipu dan memaksa mereka bekerja dalam situasi yang mirip dengan perbudakan modern.

Berkaitan dengan Konflik Perbatasan

Tentara Thailand mengumumkan kompleks tersebut ditangkap setelah pertempuran bersenjata pada Desember 2025.

Thailand mengklaim lokasi tersebut pernah digunakan oleh pasukan Kamboja sebagai pangkalan militer.

Perjanjian gencatan senjata yang dicapai pada bulan yang sama menetapkan agar kedua pihak menghentikan pasukan mereka di posisi masing-masing sebelum terjadinya konflik, termasuk wilayah kompleks bangunan tersebut yang saat ini dikuasai oleh militer Thailand.

Temuan fasilitas tersebut menunjukkan luasnya jaringan kejahatan lintas negara yang beroperasi di kawasan Asia Tenggara.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *