Makanan Tionghoa Halal di Petak Enam, Nikmati Kuliner Glodok yang Mengenyangkan

mediapresisi.com– Kawasan Glodok adalah pusat komunitas Tionghoa tertua di Jakarta. Glodok juga menjadi salah satu lokasi utama dalam perayaan Tahun Baru Imlek.

Saat mendekati Tahun Baru Imlek, kawasan di Glodok, khususnya Petak Enam semakin ramai. Wilayah ini terkenal sebagai tujuan wisata kuliner dan budaya yang menawarkan berbagai hidangan khas Tionghoa, mulai dari camilan tradisional hingga makanan Tionghoa dengan konsep modern.

Kondisi di Glodok, khususnya di Petak Enam semakin ramai dengan hiasan lampu lampion yang bersinar dan dekorasi merah khas Tahun Baru Imlek yang menarik perhatian. Di lokasi ini, Anda juga dapat mencari berbagai jenis makanan Tionghoa.

Meskipun terdapat berbagai pilihan makanan yang tidak halal, pengunjung tetap bisa menikmati suasana Imlek melalui rekomendasi hidangan halal yang menggabungkan rasa masakan Tionghoa dan Nusantara. Hal ini membuatnya menjadi daya tarik wisata kuliner bagi banyak orang.

Baja Juga  Cara Mengatur Minum Saat Ramadan, Dokter Surabaya Bagikan Pola Efektif Cegah Dehidrasi

Berikut adalah rekomendasi makanan Tionghoa halal di Petak Enam, Glodok yang telah kami kumpulkan berdasarkan ulasan YouTube @froyonion

  1. Kuotie Shantung

Makanan Tionghoa halal pertama di Petak Enam adalah kuotie atau pangsit goreng. Salah satu tempat yang menyajikan kuotie halal adalah Kuotie Shantung.

Tersedia kuotie yang berisi ayam dan udang. Anda dapat membeli satu porsi kuotie dengan harga Rp 67.000. Kuotie ini menawarkan rasa rempah yang khas dengan bumbu ngohiong dan isi daging ayam yang banyak.

  1. Choipan Bandar

Choipan adalah makanan yang terbuat dari tepung beras yang berisi rebung dan ebi, lalu disiram dengan minyak bawang putih serta saus cabai. Choipan bandar dijual mulai dari harga Rp 5.000 per biji.

  1. Mie Belitung 

Baja Juga  Nasib Siswa SMA yang Aniaya Wakil Kepsek, Ayahnya Seorang Polisi Hanya Menonton

Mie Belitung adalah salah satu hidangan yang menggabungkan masakan Tionghoa dengan rasa khas lokal.

Mie Belitung terdiri dari mi kuning, udang, kentang, mentimun, tauge, keripik udang, dan saus khas yang menggugah selera.

Rasa dari mi Belitung ini cenderung manis. Mi Belitung dijual sekitar Rp 30.000 per porsi. Untuk menemani, Anda dapat memesan liang teh dengan harga sekitar Rp 12.500.

  1. Chie Huan Tiao

Kue Che Huan Tio merupakan hidangan penutup khas Tionghoa yang berisi ketan merah, cincau, kacang merah, kue tepung beras, agar-agar, mi, mutiara sagu, yang disiram dengan kuah santan manis dan gula, serta diberi es agar terasa segar.

. Harga dari cincin ini sekitar Rp 25.000.

  1. Nasi Campur Cumi Asin

Baja Juga  Fabregas Siap Tampil Maksimal Lawan Lazio

Nasi campur adalah salah satu hidangan halal yang patut Anda coba ketika berada di Glodok. Nasi campur terdiri dari nasi yang disajikan dengan bumbu dan lauk seperti cumi asin, dendeng, serta telur.

Terasa memuaskan dengan rasa khas nusantara, dan bisa dinikmati dengan harga sekitar Rp 35.000 untuk tiga jenis lauk.

  1. Chai Chai Tea

Selain hidangan Chinese food, di kawasan Glodok Anda juga dapat menikmati minuman teh yang segar. Piece of peace menyajikan pengalaman minum teh yang istimewa dan tak terlupakan. Satu cangkir teh bunga dengan aroma yang menarik ini dibanderol sekitar Rp 65.000.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *