Kecelakaan Maut Bus RSBS Jember di Gunung Bromo: 8 Tewas, 44 Luka-Luka

KILAS KLATEN –   Sebuah kendaraan bus yang mengangkut rombongan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember mengalami kecelakaan mengerikan di lereng Gunung Bromo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada hari Minggu (14/9/2025).

Polisi menyebut bahwa bus Hino PO IND’S 88 mengangkut 52 penumpang, delapan di antaranya tewas, sedangkan 44 lainnya masih menjalani perawatan karena cedera.

Kasubdit Lantas Polda Jatim Kombes Pol Iwan Saktiadi memastikan seluruh korban yang selamat kini mendapat perawatan di berbagai rumah sakit di Probolinggo dengan kondisi yang berbeda-beda.

“Ada 44 korban yang masih dalam perawatan, kondisi kesehatan mereka berbeda-beda dan memerlukan pengobatan lebih lanjut,” kata Iwan kepada CNNIndonesia.com.

Kepala Bagian Humas Polres Probolinggo, Iptu Merdhania Pravita Shanty, menjelaskan rangkaian kejadian kecelakaan yang terjadi saat bus sedang melintasi Jalan Raya Bromo, memasuki wilayah Desa Boto, Kecamatan Lumbang.

Baja Juga  Update Harga Emas Antam Hari Ini di Logam Mulia Balikpapan 24 Agustus 2025

Bus dikemudikan oleh Al Bahri dengan sopir bernama Mergi dan berjalan dari arah barat ke timur membawa rombongan wisata keluarga para tenaga kesehatan RSBS Jember.

Saat melalui jalan yang menurun dan berkelok, bus diduga mengalami kegagalan pengereman sehingga sulit dikendalikan, sehingga menabrak pagar pembatas di sisi kanan dan sepeda motor di sisi kiri.

“Kendaraan bis mengalami kegagalan pada sistem rem di tikungan, sehingga menabrak pagar pembatas jalan dan sepeda motor yang berada di samping jalan,” ujar Iptu Merdhania.

Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira menambahkan, semua penumpang adalah anggota keluarga tenaga kesehatan yang sedang melakukan perjalanan wisata setelah merayakan kelulusan S1.

Baja Juga  Warga Bumi Etam Minta Prioritas Kerja untuk Warga Setempat di PT Ganda Alam Makmur

Kepala RSBS, Faida, membenarkan bahwa bus yang membawa rombongan karyawan baru turun dari Gunung Bromo setelah mengikuti acara perayaan kelulusan dan liburan singkat.

Akibat kecelakaan, bagian depan bus rusak parah dan menyebabkan delapan korban tewas di tempat kejadian maupun rumah sakit, sementara 44 korban lainnya dibawa ke berbagai rumah sakit di Probolinggo.

Beberapa korban yang telah diketahui identitasnya antara lain Hesty P, ahli gizi dari RSBS, Arti, perawat HD di RSBS, serta Hendra CS beserta istrinya dan anaknya.

“Dari delapan jenazah, tujuh telah dapat dikenali, satu korban yang meninggal di rumah sakit masih belum diketahui identitasnya,” ujar Faida.

Petugas kepolisian segera mengangkut bangkai bus dengan bantuan Ditlantas Polda Jatim dan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan tersebut.

Baja Juga  Utang Menggunung, Evergrande Dikeluarkan dari Bursa Hong Kong

Sopir bus juga telah ditahan, sementara pihak pengelola PO IND’S 88 dipanggil untuk diperiksa mengenai kondisi bus dan prosedur keselamatan yang dilakukan.

Kepala Satuan Lalu Lintas menekankan, pihak pengelola bus akan diperiksa guna memastikan seluruh kendaraan dalam kondisi layak beroperasi sebelum mengangkut penumpang, khususnya di jalur pegunungan yang memiliki risiko tinggi.

Kecelakaan ini memberikan peringatan penting mengenai keselamatan transportasi rombongan wisata, khususnya di daerah pegunungan seperti Gunung Bromo yang memiliki jalur menurun dan belokan tajam.

Proses evakuasi para korban dan kendaraan masih terus berlangsung, sementara pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan mengenai rangkaian kejadian guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *