Hadapi Longsor Musim Hujan, Relawan Garut Latih Teknik Penyelamatan Vertikal

KABAR TASIKMALAYA– Mendekati musim hujan yang sering memicu bencana alam, kesiapan tim relawan di Kabupaten Garut semakin diperkuat.

Ratusan relawan bencana dari berbagai latar belakang mengikuti pelatihan khusus penyelamatan di daerah yang sulit, dengan tujuan meningkatkan kemampuan evakuasi di lokasi ekstrem seperti tebing dan jurang.

Kepala Pelaksana BPBD Garut, Aah Anwar Saefuloh, mengungkapkan bahwa pelatihan intensif ini berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh 44 peserta.

Mereka datang dari berbagai lembaga, termasuk BPBD, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta perwakilan warga yang aktif dalam kegiatan kemanusiaan.

Aah menekankan kepentingan pelatihan ini, mengingat kondisi geografis Garut yang terdiri dari bukit-bukit dan tebing curam.

Baja Juga  Yura Yunita Tak Gentar Menghadapi Naik Naga dan Melayang di Udara

Batas wilayah semacam ini mudah terkena bencana dan sering kali menghambat proses evakuasi.

“Kami berharap tim kami, khususnya dari BPBD, serta para relawan dan masyarakat, memiliki kemampuan yang cukup dalam hal penyelamatan vertikal,” kata Aah di Garut, Minggu (14/9/2025).

Kegiatan ini dihasilkan dari kerja sama antara BPBD Garut dengan Vertical Rescue Indonesia (VRI), sebuah lembaga yang spesialis dalam teknik evakuasi dari ketinggian.

Peserta diberikan pelatihan berbagai metode penyelamatan, seperti mengangkat korban yang terjatuh ke dalam jurang atau terperangkap di tempat yang sulit diakses.

Menurut Aah, kemampuan ini sangat penting, khususnya dalam menghadapi kasus-kasus seperti kecelakaan yang menyebabkan korban jatuh ke jurang atau bencana tanah longsor yang mengasingkan penduduk.

Baja Juga  Prabowo-Trump Sepakat Perjanjian Dagang, Gedung Putih Umumkan Kesepakatan Besar

Berbekal kemampuan ini, tim relawan diharapkan mampu bertindak cepat dan akurat dalam menyelamatkan korban, baik dari bagian atas maupun bawah tebing.

Pelatihan ini tidak hanya menitikberatkan pada keterampilan teknis, tetapi juga pada peningkatan mutu sumber daya manusia serta kelengkapan alat yang tersedia.

Aah berharap, dengan pelatihan ini, tim relawan Garut selalu siap mengambil tindakan yang tepat ketika situasi darurat memerlukan evakuasi vertikal.

Aah menambahkan bahwa BPBD Garut berkomitmen untuk terus menyelenggarakan pelatihan serupa secara berkala.

Tujuan dari hal tersebut adalah memastikan tersedianya tenaga ahli yang terlatih dalam menghadapi berbagai situasi darurat di lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *