MediaPresisi.com– Tahap remaja merupakan masa penting dalam perkembangan dan pencarian identitas diri. Namun, masa ini juga rentan menghadapi berbagai tantangan, termasuk isu kesehatan mental.
Berdasarkan informasi dari who.int, masa remaja merupakan periode penting dalam membentuk kebiasaan sosial dan emosional seperti kemampuan menyelesaikan masalah, keterampilan berinteraksi dengan orang lain, serta pengaturan emosi.
Perubahan fluktuasi hormon yang terjadi pada masa ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari perubahan fisik hingga gejala gangguan psikologis.
Berikut adalah penyebab-penyebab yang menjadi dasar terjadinya gangguan mental pada remaja, berdasarkan informasi dari halodoc.com.
1. Perubahan Hormon
Pada masa remaja, terjadi tahap perkembangan otak yang diikuti pula dengan perubahan hormon, proses ini bisa memicu gangguan mental.
saat sistem saraf tidak berkembang secara maksimal, maka yang terjadi pada anak akan mengakibatkan perubahan dalam cara berpikir, tingkah laku, hingga suasana hati.
2. Lingkungan
Lingkungan menjadi faktor yang berpengaruh terhadap kondisi psikologis remaja. Lingkungan yang mendukung dan penuh dengan perlindungan memungkinkan remaja untuk bebas menyampaikan pendapat yang positif.
Sebaliknya, sebagaimana dilaporkan oleh Biofarma.co.id, tekanan yang berasal dari lingkungan tertentu bisa berisiko memicu gangguan mental. Contohnya,pressure seringkali remaja mengalami masalah kesehatan jiwa akibat tekanan kompetisi dalam dunia pendidikan maupun lingkungan sosial.
3. Trauma Terhadap Masa Lalu
Selain lingkungan, pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan juga menjadi penyebab gangguan psikologis pada remaja. Pada usia yang rentan, seorang remaja masih memerlukan waktu untuk menghadapi berbagai peristiwa negatif.
Anak-anak yang pernah mengalami kejadian traumatis seperti, intimidasi, perceraian orang tua, atau pelecehan seksual cenderung rentan mengalami masalah psikologis.
4. Faktor Genetik
Faktor keturunan merupakan salah satu penyebab gangguan kesehatan mental yang bisa terjadi pada remaja. Memiliki riwayat keluarga dengan kondisi gangguan mental dapat berdampak pada perkembangan anak dan berisiko mengalami gangguan yang sama.
Upaya Pencegahan dan Penyelesaian Masalah Kesehatan Mental pada Anak Remaja
1. Ciptakan Lingkungan yang Supportif
Lingkungan yang penuh kasih dan aman mampu menurunkan kemungkinan gangguan psikologis pada anak. Hal ini karena dengan lingkungan yang baik, anak cenderung lebih jujur dan terbuka dalam menyampaikan segala pengalaman serta perasaannya.
2. Menciptakan Kesadaran tentang Kesehatan Mental
Melakukan kampanye sosial mengenai kepentingan kesehatan mental sangat efisien dalam mengurangi prasangka negatif terhadap kondisi tersebut. Setiap individu harus memahami bahwa kesehatan mental sebanding pentingnya dengan kesehatan tubuh.
3. Mengajar Materi Pelatihan untuk Menghadapi Stres
Mengajarkan beberapa teknik relaksasi, mindfullnessdan strategi pengelolaan emosi dianggap mampu membantu remaja menghadapi tekanan kehidupan dengan pendekatan yang lebih cerdas.
4. Salurkan Melalui Hobi
Banyak pemuda merasa cemas karena merasa tidak mengalami kemajuan dalam kehidupan mereka. Terlebih lagi, bila teman-temannya tampil lebih unggul di bidang tertentu.
Memahami minat dan bakat anak sejak dini merupakan langkah yang cukup efektif dalam mencegah serta mengatasi masalah psikologis pada anak. dengan mengetahui minatnya dari awal, anak akan lebih memahami arah hidup yang ingin dicapainya.
5. Keterjangkauan Akses terhadap Layanan Kesehatan Jiwa
Kemudahan akses terhadap layanan kesehatan mental mampu menurunkan risiko gangguan kejiwaan pada anak. Sebaiknya, layanan kesehatan mental disediakan di tempat-tempat yang sering dikunjungi remaja, seperti sekolah, fasilitas umum, atau rumah sakit.




