Cara Dapat Pin Ibu Hamil Gratis dari KAI Commuter, Daftar Online dan Ambil di Stasiun

NEWS.COM – Isu penyalahgunaan kursi prioritas kereta rel listrik (KRL) oleh seorang perempuan menjadi viral di media sosial.

Dalam sebuah unggahan, seorang penumpang lain merasa was-was terhadap penumpang perempuan yang memakai pin kehamilan sebagai tanda hak prioritas.

Pengunggah menyampaikan kekhawatirannya karena sering bertemu dengan penumpang yang sama dan meragukan pin kehamilan yang diduga palsu.

Postingan ini juga mendapat banyak komentar dari netizen dan mendapatkan perhatian dari PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).

Melalui akun Instagram resmi KAI Commuter@commuterline ikut merespons keluhan pemilik unggahan dengan mengambil tindakan terhadap penumpang yang bersangkutan.

Pihak KAI Commuter menyatakan, pin Ibu Hamil yang resmi dikeluarkan memiliki logo ‘KAI Commuter’ di bagian atas pin serta dilengkapi dengan tanggal.expired atau masa berlaku di bagian tengah pin.

“Berdasarkan video yang dikirim, pengguna pin tersebut telah dikenali dan akan segera kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Baja Juga  Jadwal Kapal KMP Ambu Ambu: Rute Hari Ini Padang - Tuapejat di Pekan Terakhir Sebelum Docking

Tindakan ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan mencegah tindakan pemalsuan Pin Kehamilan pada KRL.

Oleh karena itu, penumpang yang memerlukan kursi prioritas tetap mendapat haknya.

Lalu, bagaimana cara penumpang memperoleh pin ibu hamil secara resmi?

Pintu Khusus Ibu Hamil adalah layanan khusus yang disediakan oleh KAI Commuter agar ibu hamil dapat mendapatkan prioritas saat menggunakan Commuter Line.

Dengan memasang pin ini, diharapkan penumpang lain dapat dengan mudah mengenali dan memberikan kursi kepada ibu hamil, khususnya ketika kereta dalam keadaan penuh.

Namun, pin ini hanya berlaku sampai tanggal perkiraan lahir (HPL) yang tercantum di tengah pin sesuai dengan surat keterangan dari rumah sakit atau bidan.

Persyaratan mendapatkan Kartu Ibu Hamil

Untuk memperoleh pin tersebut, calon penumpang bisa mengajukan secara digital melalui aplikasi resmi C-Access.

Penumpang yang akan melakukan perjalanan harus memenuhi persyaratan tertentu serta menyiapkan beberapa dokumen untuk melengkapi informasi yang diperlukan.

  • Alamat email aktif
  • Nama lengkap sesuai KTP
  • Tanggal lahir
  • Nomor telepon aktif
  • Nomor Kartu Multi Trip (KMT) yang terdiri dari 16 digit. Jika belum memiliki KMT, Anda bisa membelinya di loket stasiun Commuter Line terdekat.
  • Hari Perkiraan Lahir (HPL)
  • Foto diri dan surat keterangan kehamilan dari rumah sakit atau bidan dalam satu file gambar
Baja Juga  Waspadai 10 Makanan Berbahaya untuk Penderita Jantung

Cara daftar online

Berikut adalah cara mendaftar Pin Ibu Hamil yang bisa dilakukan melalui aplikasi C-Access secara gratis dengan langkah-langkah sebagai berikut.

  • Unduh aplikasi C-Access yang tersedia dari PT KAI Commuter di Google Play Store atau Apple Store.
  • Daftar akun dengan memakai alamat surel atau nomor ponsel
  • Pilih opsi ‘Pin Ibu Hamil’
  • Isi data yang diminta
  • Unggah dokumen pendukung
  • Tunggu proses verifikasi dan informasi pengambilan pinjaman

Lokasi Pengambilan Pin

Setelah mendapatkan persetujuan, calon penumpang bisa mengambil Pin Ibu Hamil di beberapa stasiun.

Di kawasan Jabodetabek, stasiun yang menyediakan layanan pengambilan Pin Ibu Hamil adalah Bogor, Sudirman, Juanda, Tanah Abang, Duri, dan Bekasi.

Baja Juga  Dua Pengunjung Gold Dragon Palembang Dikeroyok Orang Tak Dikenal, Ditembak Airsoft Gun Akibat Senggolan

Selain itu, pengguna KRL jalur Solo-Jogja juga bisa mendapatkan Pin Ibu Hamil di stasiun-stasiun seperti Yogyakarta, Lempuyangan, Maguwo, Klaten, Purwosari, dan Solo Balapan.

Pendaftaran hingga pengambilan Pin Ibu Hamil tidak dikenakan biaya apa pun, artinya gratis.

Pin ini hanya berlaku selama masa kehamilan dan harus dikembalikan setelah melahirkan atau melewati tanggal perkiraan lahir.

Kemudian, pihak KAI Commuter akan mengirimkan verifikasi melalui surel satu bulan sebelum tanggal HPL yang tertera.

Karena, bagi pemilik Pin Ibu Hamil harus mengembalikannya ke stasiun satu bulan setelah tanggal perkiraan kelahiran.

(news.com/Isti Prasetya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *