Bogor gelar pameran artefak Nabi Muhammad selama Ramadan

PEMERINTAH Kabupaten Bogormemperlihatkan benda-benda peninggalan yang berkaitan dengan sejarah atauartefak Nabi Muhammadbersama keluarga dan teman dekatnya di Gedung Laga Tangkas, Gelora Pakansari. Acara yang bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Manajemen Artefak Nabi Muhammad Indonesia tersebut direncanakan akan diselenggarakan selama sebulan Ramadan hingga 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri 1447H.

“Insya Allah kami akan melaksanakan selama sebulan Ramadan, 30 hari hingga lebaran. Jadi selama masa puasa ini masyarakat dapat melihat dan mendapatkan berkah langsung dari benda-benda peninggalan Nabi Besar Muhammad. Kegiatan ini pertama kalinya di Bogor tanpa dikenakan biaya atau gratis,” ujar Bupati Bogor Rudy Susmanto setelah membuka pameran benda-benda peninggalan Nabi di Pakansari, Cibinong, Jumat, 20 Februari 2026.

Rudy menyebutkan sekitar 72 artefak yang berkaitan dengan Nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya dipamerkan, di antaranya 35 merupakan milik atau dikoleksi oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, seperti kiswah ka’bah dan sejadah raudhah. Selain itu, terdapat pula artefak yang dipamerkan yang berasal dari atau dikoleksi oleh Manajemen Artefak Indonesia.

Baja Juga  Geger Sopir Vs Polisi, Konvoi Truk Ternyata Bawa Semangka

Melalui kegiatan pameran ini, Rudy berharap masyarakat Kabupaten Bogor dapat memetik pelajaran dan belajar sejarah secara langsung dari benda-benda peninggalan Nabi, karena pengunjung akan dibimbing oleh panitia. Selain itu, kursi penonton yang tersedia di laga tangkas dapat dimanfaatkan jika masyarakat ingin berdoa atau melakukan amalan tertentu.

“Maka silakan masyarakat datang untuk memperoleh berkah Nabi Muhammad, sebagai tempat ibadah sholat, tarawih, dan berbuka puasa dapat dilakukan di Masjid Nurul Wathon. Semua ini kami tawarkan kepada masyarakat tanpa adanya biaya apa pun,” jelas Rudy menjelaskan.

Juru bicara Manajemen Artefak Indonesia, Misbahul Anam, menyatakan bahwa pameran artefak Nabi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor ini merupakan pameran terbesar karena berlangsung selama sebulan penuh dan gratis tanpa dikenakan biaya apa pun. Jumlah artefak yang dipamerkan cukup banyak, mulai dari benda-benda peninggalan Nabi dan keluarganya, serta barang atau artefak dari masa kesultanan dan kekhalifahan Islam sejak era Abbasiah hingga Ustmani.

Baja Juga  Bacaan Misa Katolik 8 Februari 2026: Minggu Biasa V

“Ini sangat luar biasa karena berlangsung selama sebulan penuh dan diadakan tepat pada bulan Ramadhan, bulan yang penuh dengan berkah. Total pameran di seluruh Indonesia mencapai 415, ini adalah yang ke-416 sejak Ramadan tahun lalu hingga saat ini dan merupakan yang terbesar serta terlama. Untuk wilayah Jawa Barat, ini yang ketujuh dan pertama kali di Kabupaten Bogor,” ujar Misbahul.

Misbahul menyebutkan bahwa ada beberapa benda yang terkait langsung dengan Nabi Muhammad dan menjadi daya tarik pameran, seperti sorban, rambut, keringat, darah, serta tongkat. Selain itu, juga terdapat pedang, panah, terompah atau sandal, serta wadah minum milik Nabi yang dibuat dari kulit unta.

Baja Juga  TNI Konfirmasi Anggota BAIS Ditangkap Brimob Saat Demo Jakarta, Bukan Provokator Tapi Sedang Bertugas

Selain benda-benda peninggalan Nabi Muhammad, ada pula benda-benda yang dimiliki oleh Siti Khodijah, Siti Fatimah, Syaidina Ali, Hasan, dan Husen yang turut dipamerkan. “Semua benda-benda ini telah bersertifikat atau asli berdasarkan lembaga peneliti Makkah dan Madinah, hanya 25 persen di antaranya adalah replika,” katanya.

“Kami memiliki total 300 artefak, tetapi yang kami bawa ke sini sekitar 37 artefak dan itulah yang paling menarik perhatian pengunjung. Artefak tersebut kami peroleh dari berbagai negara, mulai dari Makkah, Madinah, Yordania, Turki hingga Malaysia dan Brunei,” ujar Misbahul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *