AS Umumkan Kesepakatan Pertukaran 314 Tawanan Perang Rusia-Ukraina

Ringkasan Berita:

  • Rusia dan Ukraina sepakat melakukan pertukaran 314 tawanan perang dalam diskusi bersama Amerika Serikat di Abu Dhabi, menjadi pertukaran pertama setelah lima bulan.
  • AS mengatakan dialog berlangsung efektif, dan pertukaran tahanan dianggap sebagai tanda bahwa diplomasi yang terus-menerus mulai memberikan kemajuan nyata dalam upaya mengakhiri konflik.
  • Diskusi terus berlangsung di Abu Dhabi, dengan harapan akan ada kemajuan tambahan dalam beberapa minggu mendatang.

NEWS.COM– Rusia dan Ukraina sepakat melakukan pertukaran 314 tawanan perang dalam negosiasi tiga pihak yang diadakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).

Pernyataan ini diumumkan oleh utusan khusus Amerika Serikat (AS), Steve Witkoff, pada hari Kamis (5 Februari 2026).

Baja Juga  Klaim Dana Kaget 100 Ribu Hari Ini, Minggu 29 September 2025, Cair Langsung Tanpa Saldo Gratis

“Hari ini, perwakilan dari Amerika Serikat, Ukraina, dan Rusia setuju untuk bertukar 314 tahanan, ini merupakan pertukaran pertama dalam lima bulan,” tulis Witkoff melalui platform media sosial X.

Namun, belum ada kejelasan apakah angka 314 tersebut merujuk pada jumlah total tawanan yang ditukarkan secara keseluruhan atau jumlah yang akan dilepaskan oleh masing-masing pihak, menurut laporan Anadolu Agency.

Pertukaran tawanan terakhir antara Moskow dan Kyiv berlangsung pada 2 Oktober 2025.

Perjanjian tersebut merupakan bagian dari rangkaian diskusi damai yang sebelumnya diadakan di Istanbul, Turki, yang menjadi tuan rumah tiga putaran pembicaraan langsung pada awal tahun tersebut.

Witkoff menggambarkan diskusi yang diwakili oleh Amerika Serikat di Abu Dhabi sebagai proses yang “tidak terlalu diperhatikan tetapi efektif.”

Baja Juga  Wajib Coba! 5 Minuman Efektif Atasi Dehidrasi Saat Puasa Ramadhan

Menurutnya, meskipun masih terdapat banyak tugas diplomatik yang perlu diselesaikan.

Dan tindakan seperti pertukaran tahanan menunjukkan adanya perubahan yang nyata.

“Langkah-langkah semacam ini menunjukkan bahwa partisipasi diplomatik yang terus-menerus menghasilkan hasil nyata dan berkontribusi pada upaya untuk mengakhiri konflik di Ukraina,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa diskusi lanjutan akan terus berlangsung, dengan harapan mendapatkan kemajuan tambahan dalam beberapa minggu ke depan.

Witkoff menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah Uni Emirat Arab yang menjadi penyelenggara negosiasi, serta kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Disebutkan oleh Witkoff, kepemimpinan Donald Trump memungkinkan tercapainya kesepakatan pertukaran tawanan tersebut.

Putaran kedua diskusi antara perwakilan Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat memasuki hari kedua pada hari Kamis pagi di Abu Dhabi.

Baja Juga  Visi Kudus Sehat: Membangun Kesejahteraan Jasmani dan Rohani

Sebelumnya, dua hari pertama konsultasi diadakan di kota yang sama pada 23–24 Januari lalu.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *