Bermain di luar rumah sangat penting bagi perkembangan anakanak, sama pentingnya dengan nutrisi dan pendidikan. Namun, tidak banyakorang tuayang menyadari hal tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa selain menghabiskan energi,bermaindi luar ruangan meningkatkan kesehatan fisik, mengasah kemampuan berpikir, serta menjaga kesejahteraan emosional.
Berikut lima alasan mengapa anak perlubermain di luar ruangan.
1. Meningkatkan kesehatan mental
Lingkungan hijau berperan sebagai penenang alami. Bermain di luar ruangan dapat mengurangi rasa cemas, mengurangi keaktifan berlebihan, serta meningkatkan perasaan bahagia. Seperti belajar yang memperjelas pikiran, bermain di luar ruangan membantu menenangkan dan menyeimbangkan pikiran. Dilansir dariTimes of Indiasebuah penelitian tahun 2003 yang diterbitkan di Environment and Behavior Journal menemukan bahwa anak-anak yang memiliki akses lebih banyak ke area bermain yang dekat dengan alam menunjukkan tingkat stres yang lebih rendah serta ketahanan yang lebih baik.
2. Membangun kesehatan fisik
Jika makanan memberikan kekuatan dari dalam, maka bermain di luar ruangan meningkatkan kesehatan dari luar. Saat bermain di luar ruangan, anak-anak melakukan aktivitas seperti lari, mendaki, dan melompat. Kegiatan-kegiatan ini memperkuat otot, tulang, serta kesehatan jantung dan pembuluh darah, menurut studi tahun 2005 diArsip Pediatris & Kedokteran RemajaWaktu bermain di luar ruangan secara langsung berkaitan dengan peningkatan kemampuan motorik, pengurangan risiko kegemukan, serta kesehatan tubuh yang lebih baik dalam jangka panjang.
3. Meningkatkan perkembangan otak serta proses belajar
Berdasarkan sebuah penelitian tahun 2004 yang diterbitkan dalam jurnal Children, Youth and Environments, anak-anak yang bermain di lingkungan alami luar ruangan menunjukkan kemampuan motorik halus, kreativitas, dan fokus yang lebih baik dibandingkan teman sebaya mereka yang bermain di taman bermain tradisional. Oleh karena itu, anak-anak yang bermain di luar ruangan biasanya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi serta kemampuan pemecahan masalah dan kreativitas yang lebih baik. Menurut studi tahun 2004 di jurnal Children, Youth and Environments, anak-anak yang bermain di lingkungan alami di luar ruangan menunjukkan koordinasi motorik, kreativitas, dan kemampuan konsentrasi yang lebih baik dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang bermain di taman bermain konvensional. Hal ini membuat anak-anak yang bermain di luar ruangan cenderung memiliki rasa ingin tahu serta kemampuan pemecahan masalah dan kreativitas yang lebih baik. Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2004 oleh jurnal Children, Youth and Environments, anak-anak yang bermain di lingkungan alami luar ruangan memiliki koordinasi motorik, kreativitas, dan kemampuan fokus yang lebih baik dibandingkan dengan teman sebaya mereka yang bermain di taman bermain biasa. Karena itu, anak-anak yang bermain di luar ruangan umumnya memiliki rasa ingin tahu yang kuat serta kemampuan pemecahan masalah dan kreativitas yang lebih baik.
4. Memperkuat keterampilan sosial
Bermain di luar ruangan biasanya membuat anak bertemu dengan teman-temannya. Hal ini melibatkan kerja sama, negosiasi, dan penyelesaian masalah yang merupakan keterampilan penting ketika tumbuh dewasa. Keterampilan ini tidak dapat dipelajari hanya dari buku.
5. Meningkatkan kualitas istirahat dan kebiasaan harian secara keseluruhan
Anak-anak yang menghabiskan lebih banyak waktu di luar ruangan cenderung tidur lebih cepat, tidur lebih lama, dan bangun dengan perasaan lebih segar. Hal ini mendukung proses belajar dan perkembangan mereka. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2012 dalam jurnal Academic Pediatrics menunjukkan bahwa aktivitas bermain di luar ruangan secara signifikan terkait dengan kualitas tidur yang lebih baik serta penurunan resistensi terhadap waktu tidur.
Oleh karena itu, anak yang bermain di luar ruangan tidak hanya merasa senang; tetapi juga menjadi lebih sehat, lebih gembira, dan memiliki keterampilan yang lebih baik.




