KEMUNCULAN Bobibosbahan bakar kendaraan yang berasal dari tumbuhan belakangan ini menjadi viral karena kandungan oktan atau RON-nya disebut mencapai 98 persen.Bahan bakar sumber ide pembuatan alternatif dari limbah jerami ini berasal dari Muhammad Ikhlas Thamrin, seorang pemuda asal Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Bobibos, singkatan dari ‘Bahan Bakar Asli Buatan Indonesia, Bos’, telah menjalani uji coba skala kecil di sekitar lokasi produksinya. Ikhlas Thamrin, Chief Executive Officer (CEO) PT Inti Sinergi Formula yang merupakan perusahaan penghasil Bobibos, mengungkapkan bahwa inovasi ini berasal dari sumber daya lokal.
Iklas mengakui telah mengembangkan gagasan Bobibos selama sepuluh tahun terakhir. Ia semakin antusias dalam menggarap produk ini di tengah isu kelangkaan dan harga yang tinggi.BBMdi Indonesia. Setelah melakukan penelitian terhadap berbagai produk energi terbarukan pada tahun 2014, Iklas menemukan bahwa sumber daya alam Indonesia sangat melimpah, sehingga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bahan bakar yang ramah lingkungan.
“Padi adalah komoditas pangan yang sangat diperlukan. Sisanya, yaitu jerami, dapat kami gunakan sebagai bahan baku Bobibos,” katanya.
Penelitian dan pengembangan Bobibos sepenuhnya dilakukan di dalam negeri. Perusahaan tetap melanjutkan pengembangan bahan bakar alternatif ini sambil menunggu izin produksi skala besar dari pemerintah. Sampai saat ini, telah dirilis sebanyak 3.000 liter Bobibos pada 2 November lalu. Uji coba masih dilakukan untuk industri di sekitar Jonggol.
Ketua Komisaris Inti Sinergi Formula Mulyadi yakin bahan bakar ini bisa menjadi sumber energi terbarukan di masa depan. “Kami akan memulai produksi besar-besaran pada Februari 2026,” kata Mulyadi yang juga anggota Komisi Transportasi DPR RI, pada Selasa, 11 November 2025.
Selanjutnya mengenai perusahaan pengembang Bobibos, yaitu PT Inti Sinergi Formula, merupakan bagian dari Sultan Sinergi Indonesia Group yang berperan sebagai perusahaan induk atau holding company di bidang energi, infrastruktur, perhotelan, pertambangan, perkebunan, properti, dan transportasi.
Grup Sultan Sinergi Indonesia, induk dari Inti Energi Formula yang bergerak di bidang energi, pertambangan, dan perkebunan, menyatakan niatnya untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui proyek yang ramah lingkungan. Sebagai pendukung produksi Bobibos, perusahaan ini berada di Jalan Raya Jonggol Nomor 37, Kecamatan Jonggol, Bogor.
Bobibos Butuh Uji Spesifikasi
Dosen Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara di Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yuswidjajanto Zaenuri menyatakan bahwa klaim ramah lingkungan Bobibos masih perlu diteliti lebih lanjut, agar dapat dipastikan aman bagi masyarakat. Pengujian tersebut dapat mencakup kesesuaian dengan spesifikasi bahan bakar, uji simulator, sertadyno testuntuk mengevaluasi kinerja mesin kendaraan yang menggunakan bahan bakar alternatif.
“Khalayak harus waspada terhadap isu bahan bakar seperti ini,” kata Tri kepadaTempo, Rabu, 12 November 2025.
Menurutnya, limbah jerami yang difermentasi mampu menghasilkan etanol dengan angka oktan mencapai 110-120. Sementara itu, bahan campuran dapat menurunkan angka oktan etanol, misalnya dengan menggunakan bensin RON yang rendah. “Masih ada banyak pertanyaan, kita tunggu perkembangannya saja,” ujar Tri.
Anwar Siswandi dan Mahfuzulloh Al Murtadhomembantu dalam penyusunan artikel ini.



