<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kasus korupsi minyak mentah &#8211; Media Presisi</title>
	<atom:link href="https://mediapresisi.com/tag/kasus-korupsi-minyak-mentah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediapresisi.com</link>
	<description>Media Presisi Berbakti Untuk Negri</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Aug 2025 17:06:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://mediapresisi.com/wp-content/uploads/2024/08/cropped-cropped-cropped-cropped-media-presisi-logo-1-32x32.png</url>
	<title>Kasus korupsi minyak mentah &#8211; Media Presisi</title>
	<link>https://mediapresisi.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Diduga Upaya Penjegalan Jampidsus Febrie: Penggeledahan Bernuansa Show of Force dan Adu Domba Lembaga Penegak Hukum</title>
		<link>https://mediapresisi.com/nasional/penggeledahan-jampidsus-febrie/</link>
					<comments>https://mediapresisi.com/nasional/penggeledahan-jampidsus-febrie/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2025 17:06:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Adu domba Kejaksaan dan Kepolisian]]></category>
		<category><![CDATA[Character assassination]]></category>
		<category><![CDATA[Jaksa Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Jampidsus Febrie Adriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus korupsi minyak mentah]]></category>
		<category><![CDATA[Mafia lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan hukum Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Penggeledahan rumah Febrie]]></category>
		<category><![CDATA[Riza Chalid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediapresisi.com/?p=313</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Jagat hukum Indonesia kembali dikejutkan. Kediaman Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Dr. Febrie Adriansyah, yang juga menjabat Ketua Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), dikabarkan didatangi aparat Polda Metro Jaya dengan alasan akan melakukan penggeledahan, Jumat (25/7). Laporan pertama mencuat melalui Tempo.co pada Senin, 4 Juli 2025. Sontak publik terbelalak. Tak ada angin...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://mediapresisi.com/nasional/penggeledahan-jampidsus-febrie/">Diduga Upaya Penjegalan Jampidsus Febrie: Penggeledahan Bernuansa Show of Force dan Adu Domba Lembaga Penegak Hukum</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://mediapresisi.com">Media Presisi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Jakarta –</strong> Jagat hukum Indonesia kembali dikejutkan. Kediaman Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) <strong>Dr. Febrie Adriansyah</strong>, yang juga menjabat <strong>Ketua Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH)</strong>, dikabarkan didatangi aparat <strong>Polda Metro Jaya</strong> dengan alasan akan melakukan <strong>penggeledahan</strong>, Jumat (25/7). Laporan pertama mencuat melalui <strong>Tempo.co</strong> pada Senin, 4 Juli 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sontak publik terbelalak. Tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba rumah pejabat tinggi Kejaksaan ini disambangi aparat, seolah-olah ada skenario besar yang tengah dimainkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bukan hanya mengejutkan, langkah ini juga menimbulkan <strong>keprihatinan</strong>, sebab kesannya seperti <strong>show of force</strong>—tindakan demonstratif yang justru menyisakan lebih banyak tanda tanya daripada kejelasan hukum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihak <strong>Polda Metro Jaya</strong> hingga kini belum memberikan pernyataan resmi, namun aroma politik dari tindakan ini tak bisa disembunyikan. <strong>Febrie</strong> tengah berada di pusaran penanganan kasus besar, termasuk skandal minyak mentah yang menyeret <strong>M. Riza Chalid</strong>, alias &#8220;The Gasoline Godfather&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bukan rahasia, Riza dikenal memiliki <strong>jaringan elit politik</strong> yang luas. Maka, jika Riza benar-benar dibongkar, akan terbuka pula siapa saja yang menikmati gurihnya hasil kejahatan korporasi ini.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Febrie, Musuh Para Taipan</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Namun dugaan tak berhenti di situ. Belakangan muncul spekulasi bahwa ini adalah bagian dari <strong>upaya sistematis character assassination</strong>—pembunuhan karakter—untuk menjegal langkah Febrie menuju kursi <strong>Jaksa Agung</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Febrie dikenal bersikap <strong>tegas dan tanpa kompromi</strong> dalam pemberantasan korupsi. Rekam jejaknya menggetarkan para elite: hanya dalam <strong>6 bulan</strong>, ia berhasil mengembalikan <strong>2 juta hektare</strong> kawasan hutan ke negara. Target itu bukan hanya tercapai, tapi dilampaui!</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para <strong>taipan yang selama ini nyaman bermain di wilayah ilegal</strong>, sontak panik. Triliunan rupiah aset sawit mereka disita karena terbukti beroperasi di lahan tanpa izin. Inilah musabab utama kenapa Febrie mulai &#8220;diganggu&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak heran, muncul ketakutan di kalangan koruptor: <em>&#8220;Jika sebagai Jampidsus saja Febrie sudah segarang ini, bagaimana kalau ia jadi Jaksa Agung?&#8221;</em></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Peristiwa Berulang, Tapi Lebih Terang-Terangan</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Ini bukan insiden pertama. Sebelumnya, pada <strong>19 Mei 2024</strong>, Febrie juga sempat dikuntit oleh oknum diduga dari <strong>Densus 88 Antiteror</strong> saat hendak makan malam di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Meski oknum itu diamankan, kasusnya <strong>lenyap tanpa jejak</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang membedakan kini: penekanan dilakukan secara lebih terang-terangan, langsung di <strong>kediaman pribadi</strong> Febrie di Kebayoran Baru. Sebuah pesan tersirat: &#8220;Kami bisa menyentuhmu kapan saja.&#8221;</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Skenario Adu Domba?</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Apa yang terjadi pada Febrie berpotensi <strong>memecah-belah institusi hukum</strong>. Kejaksaan vs Kepolisian. Dua lembaga yang seharusnya bersinergi kini seolah dibenturkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Buzzer dan media partisan memperkeruh suasana, menyulut opini seolah-olah ini perseteruan yang sah. Padahal, banyak yang percaya ini <strong>permainan elit yang menunggangi aparat</strong> demi agenda tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasus-kasus seperti <strong>Marcella Santoso</strong>, <strong>Adhiya Muzaki</strong>, dan <strong>Tian Bachtiar</strong>, yang dijerat dalam perkara perintangan penyidikan impor gula, timah, dan CPO, semakin memperlihatkan arah pengkondisian itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Energi hukum seolah dialihkan, <strong>perhatian publik dikooptasi</strong>, sementara koruptor sesungguhnya tertawa di balik tirai.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Jangan Jadi Kacung</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Jika ini terus berlanjut, maka kita hanya akan menjadi pengulang sejarah tragis: lembaga hukum diadu domba, rakyat jadi korban, dan mafia makin kuat. Ini bukan hanya bahaya untuk Febrie, tapi <strong>ancaman serius bagi integritas hukum di Indonesia</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Spirit kemerdekaan dan persatuan harus dipegang teguh.</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Hukum bukan alat balas dendam politik. Bila institusi penegak hukum dibiarkan jadi alat adu kuasa, maka Indonesia akan jadi negara yang dikendalikan oleh <strong>mental kacung—bukan penegak hukum yang sejati.</strong></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tak ada yang menang dalam perang saudara lembaga hukum. Kecuali mereka yang ingin hukum bisa dibeli dan dimanipulasi.&#8221;</p>
</blockquote>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://mediapresisi.com/nasional/penggeledahan-jampidsus-febrie/">Diduga Upaya Penjegalan Jampidsus Febrie: Penggeledahan Bernuansa Show of Force dan Adu Domba Lembaga Penegak Hukum</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://mediapresisi.com">Media Presisi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediapresisi.com/nasional/penggeledahan-jampidsus-febrie/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 28/59 objects using Disk
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Minified using Disk
Database Caching 1/15 queries in 0.020 seconds using Disk

Served from: mediapresisi.com @ 2026-10-08 09:40:49 by W3 Total Cache
-->