PM Singapura Ubah Total Wilayah Utara, Kembangkan Tiga Proyek Besar

Perubahan Besar di Wilayah Utara Singapura

Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, mengatakan bahwa wilayah utara Singapura tidak lagi menjadi kawasan yang terpencil atau “ulu”. Dalam pidato tahunan yang disampaikan, ia menyampaikan rencana besar yang akan mengubah lanskap wilayah tersebut secara total dalam waktu 10 hingga 15 tahun ke depan.

Proyek ini bertujuan untuk mengubah lahan-lahan bersejarah dan non-produktif menjadi area perkotaan modern dengan infrastruktur kelas dunia. Rencana ini mencakup pembangunan lebih dari 80.000 rumah baru serta fasilitas umum yang memadai.

Proyek Kranji: Dari Arena Pacuan Kuda ke Hunian Tepi Hutan

Salah satu proyek utama adalah pengembangan Kranji. Lahan bekas Singapore Racecourse seluas 130 hektar akan diubah menjadi kawasan hunian yang modern. Di sini, pemerintah akan membangun sekitar 14.000 unit rumah, baik publik maupun swasta.

Baja Juga  3 Alasan Erick Thohir Pilih Alexander Zwiers Jadi Direktur Teknik PSSI

Konsep yang diusung adalah urban-alami, yang terintegrasi langsung dengan cagar alam Mandai Wildlife Reserve dan Rail Corridor. Selain itu, akan dibangun pusat lingkungan baru dan stasiun MRT interchange yang menghubungkan North-South dan Downtown MRT lines. Hal ini menjadikan Kranji sebagai kawasan ideal yang menggabungkan kehidupan kota modern dengan kekayaan alam.

Proyek Sembawang: Destinasi Waterfront Modern

Situs bekas Galangan Kapal Sembawang, yang merupakan warisan maritim sejak tahun 1938, akan direvitalisasi. Dry dock bersejarah yang pernah menjadi yang terbesar di dunia akan dilestarikan dan diubah menjadi ruang publik yang bisa digunakan untuk konser, acara olahraga, dan pertunjukan.

Pemerintah juga berencana membangun hunian, restoran, dan area belanja di sepanjang pesisir pantai. Proyek ini akan menciptakan destinasi tepi laut yang vibrant, kaya akan sejarah, namun dirancang ulang untuk masa depan.

Baja Juga  Daftar 74 Gedung Rusak Akibat Demonstrasi di Berbagai Daerah

Proyek Woodlands: Pintu Gerbang Utama yang Diperluas

Woodlands Checkpoint, yang merupakan “gerbang utara” Singapura, akan diperluas hingga lima kali lipat dari ukuran saat ini. Tujuannya adalah untuk mendukung Johor-Singapore Special Economic Zone (SEZ), sebuah inisiatif kolaborasi dengan Malaysia yang menargetkan penciptaan 20.000 pekerjaan terampil dalam lima tahun.

Sistem transportasi juga akan diperkuat dengan RTS Link yang akan beroperasi pada akhir 2026. Stasiun ini akan terhubung langsung dengan Woodlands North MRT station, memudahkan mobilitas antara Singapura dan Johor Bahru. Di sekitar stasiun RTS Link, akan dibangun ruang-ruang industri fleksibel untuk bisnis yang ingin memanfaatkan potensi SEZ.

Harapan untuk Masa Depan

PM Wong meyakinkan bahwa rencana ini akan terwujud, sama seperti saat pemerintah berhasil mengubah Punggol dari lahan kosong menjadi kota yang maju dan indah. Ia optimis bahwa Kranji dan Sembawang akan berkembang sebagai kota yang bahkan lebih hidup, penuh dengan kehidupan dan peluang. Proyek-proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan ekonomi Singapura secara keseluruhan.

Baja Juga  Menelusuri Jejak Sejarah GOR Haji Agus Salim! Kandang Semen Padang yang Dibangun pada 1983

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *