Pencopotan Bambang Pacul dari Jabatan Ketua DPD PDIP Jawa Tengah
Bambang Wuryanto, yang akrab disapa Bambang Pacul, kini tidak lagi menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Tengah. Keputusan ini diambil oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, setelah sebelumnya Bambang Pacul menjadi perhatian publik karena tindakannya memberikan hormat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sebuah acara resmi.
Peristiwa tersebut terjadi saat Bambang Pacul tertangkap kamera membungkuk dan menyampaikan hormat kepada Jokowi di Gedung MPR/DPR pada Jumat, 15 Agustus 2025. Gestur tersebut memicu spekulasi dan berbagai komentar dari masyarakat. Tak lama kemudian, Megawati mengumumkan pencopotan Bambang Pacul dari jabatannya sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Tengah.
Pencopotan ini tertuang dalam surat DPP Nomor 16 Tahun 2025 tentang Instruksi Pelaksanaan PLT. Menurut Andreas Hugo Pareira, Ketua DPP PDI-P, alasan utamanya adalah adanya aturan baru dalam AD/ART partai serta Peraturan Partai No. 1/2025 yang melarang rangkap jabatan di struktur pengurus partai. Hal ini dilakukan untuk menjaga disiplin organisasi dan menjaga kestabilan internal partai.
Sebelumnya, Bambang Pacul telah ditunjuk sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP untuk periode 2025–2030. Namun, dengan diberlakukannya aturan larangan rangkap jabatan, posisi ketuanya di DPD harus dilepas. Saat ini, posisi Ketua DPD PDIP Jawa Tengah diisi oleh FX Hadi Rudyatmo sebagai pelaksana tugas (Plt).
Rudy menegaskan bahwa penugasannya bukan untuk menggusur Bambang Pacul, tetapi untuk menjalankan amanat partai. Ia mengatakan bahwa tugasnya adalah menyelesaikan proses penjaringan dan penyaringan calon ketua DPD, DPC, dan PAC hingga penetapan kepengurusan. Ia juga menekankan bahwa dirinya tidak akan melakukan pembantaian atau penggusuran terhadap kader lain.
Selain itu, aturan larangan rangkap jabatan juga berdampak pada beberapa kader lain, seperti Esty Wijayanti dan Sadarestuwati, yang merangkap jabatan di DPD dan DPC. Hal ini menunjukkan bahwa partai sedang melakukan konsolidasi struktural menjelang pemilu mendatang, sekaligus menegaskan pentingnya disiplin organisasi dan loyalitas kader.
Struktur Kepengurusan DPP PDIP Periode 2025–2030
Megawati Soekarnoputri juga melantik jajaran pengurus DPP PDIP periode 2025–2030. Beberapa nama baru seperti Ganjar Pranowo, Deddy Yevri Hanteru Sitorus, dan Puti Guntur Soekarno turut mengisi struktur kepengurusan. Sementara itu, sejumlah tokoh senior tetap dipertahankan dalam posisi penting.
Berikut daftar kepengurusan DPP PDIP periode 2025–2030:
- Ketua Umum: Megawati Soekarnoputri
- Ketua DPP PDIP:
- Komarudin Watubun (Ketua Bidang Kehormatan Partai)
- Said Abdullah (Ketua Bidang Sumber Daya)
- Ahmad Basarah (Ketua Bidang Luar Negeri)
- Bambang Wuryanto (Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif)
- Djarot Saiful Hidayat (Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi)
- Deddy Yevri Hanteru Sitorus (Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif)
- Puan Maharani (Ketua Bidang Politik)
- Ganjar Pranowo (Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah)
- Yasonna H. Laoly (Ketua Bidang Reformasi Hukum dan HAM)
- Basuki Tjahaja Purnama (Ketua Bidang Perekonomian)
- Rano Karno (Ketua Bidang Kebudayaan)
- Puti Guntur Soekarno (Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan)
- Abdullah Azwar Anas (Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Kerakyatan)
- Tri Rismaharini (Ketua Bidang Penanggulangan Bencana)
- Darmadi Durianto (Ketua Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja)
- Ribka Tjiptaning (Ketua Bidang Kesehatan)
- Charles Honoris (Ketua Bidang Jaminan Sosial)
- I Gusti Ayu Bintang Darmawati (Ketua Bidang Perempuan dan Anak)
- Andreas Eddy Susetyo (Ketua Bidang Koperasi dan UMKM)
- Wiryanti Sukamdani (Ketua Bidang Pariwisata)
- MY Esti Wijayanti (Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga)
- Zuhairi Misrawi (Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan YME)
- Muhammad Prananda Prabowo (Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital)
- Sadarestuwati (Ketua Bidang Pertanian dan Pangan)
- Rokhmin Dahuri (Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan)
- Eriko Sotarduga (Ketua Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup)
- Ronny Talapessy (Ketua Bidang Hukum dan Advokasi)
Andreas Hugo Pareira (Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi)
Sekretaris Jenderal: Hasto Kristiyanto
- Wakil Sekretaris Jenderal:
- Dolfie O.F.P. (Bidang Internal)
- Utut Adianto (Bidang Pemerintahan)
- Sri Rahayu (Bidang Kerakyatan)
- Adian Yunus Yusak Napitupulu (Bidang Komunikasi)
Yoseph Aryo Adhi Dharmo (Bidang Kesekretariatan)
Bendahara Umum: Olly Dondokambey
- Wakil Bendahara:
- Rudianto Tjen (Bidang Internal)
- Yuke Yurike (Bidang Eksternal)
Dengan struktur kepengurusan ini, PDIP menunjukkan komitmennya untuk menjaga stabilitas dan konsolidasi organisasi menjelang pemilu mendatang.




