Bagaimana Prabowo Tangani Anak Buahnya yang Ditangkap KPK?

Penangkapan Wamenaker oleh KPK, Respons Presiden Prabowo

Pada malam hari Rabu (20/8/2025), Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau yang dikenal dengan nama Noel ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT). Kejadian ini terkait dengan kasus pemerasan terhadap perusahaan dalam pengurusan sertifikat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

Dalam OTT tersebut, selain menangkap Wamenaker Noel, KPK juga mengamankan 14 orang lainnya. Selain itu, sejumlah mobil dan motor mewah juga disita sebagai barang bukti. Dengan penangkapan ini, Noel menjadi anggota kabinet pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang pertama kali ditangkap oleh lembaga antirasuah.

Tanggapan Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Subianto, yang dikenal memiliki latar belakang militer, memberikan respons terhadap kejadian ini. Menurut informasi yang disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Prabowo mempersilakan KPK menjalankan proses hukum terhadap Noel setelah dilakukan OTT dalam kasus pemerasan.

Baja Juga  Pembunuhan Bos Bank BUMN: Rencana Terperinci dan Penyamaran dengan Klien

“Karena ini ranah hukum, beliau menghormati proses di KPK dan dipersilakan untuk proses hukum dijalankan sebagaimana mestinya,” ujar Prasetyo saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (21/8/2025). Ia menyebutkan bahwa Presiden Prabowo telah menerima laporan dari KPK terkait penangkapan tersebut.

Pemerintah mengaku prihatin atas kejadian ini, karena ada anggota Kabinet Merah Putih yang tertangkap dalam kasus korupsi. Prabowo sebelumnya telah mengingatkan jajaran bawahannya untuk berhati-hati dalam bekerja dan tidak menyalahgunakan amanah yang diberikan.

“Oleh karena itulah kami menyatakan keprihatinan yang mendalam,” kata Prasetyo.

Reaksi Presiden Terhadap Penangkapan

Prasetyo juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo menyayangkan adanya kejadian ini. Ia menekankan bahwa Kepala Negara sudah berkali-kali memperingatkan jajaran Kabinet Merah Putih agar tidak melakukan tindakan korupsi.

“Tadi kan saya sudah menyampaikan bahwa, ya menyayangkan. Menyayangkan, di tengah sudah berkali-kali diingatkan,” ujar Prasetyo ketika ditanya tentang reaksi Prabowo saat mengetahui Noel ditangkap KPK.

Baja Juga  Tragedi Nazwa: Pergi ke Medan, Tiba di Kamboja, Meninggal Dunia

Namun, menurut Prasetyo, Prabowo tidak sampai terkejut secara ekspresif. “Ya kalau terkejut wow-nya gitu ya enggak,” imbuh dia.

Prasetyo menuturkan bahwa Prabowo sering menyampaikan bahwa salah satu niat utama bekerja di pemerintah adalah memberantas tindak pidana korupsi. Ia menegaskan bahwa niat ini harus dimulai dari para pejabat yang duduk di pemerintahan.

“Berkali-kali beliau juga sudah menyampaikan bahwa kepada seluruh, terutama anggota kabinet, untuk terus menjaga semangat pemberantasan korupsi dalam melaksanakan tugas-tugas kesehariannya,” kata Prasetyo.

Peringatan bagi Seluruh Jajaran Pemerintah

Politikus Partai Gerindra ini tidak memungkiri bahwa OTT terhadap Noel akan menjadi peringatan bagi seluruh jajaran pemerintah untuk menjauhi korupsi.

“Ya tentu justru dengan kejadian ini akan, barangkali akan semakin keras kita memberikan dan mengingatkan kepada seluruh jajaran, tidak hanya kepada kabinet,” kata dia.

Baja Juga  Masih Ada Atasan Irvian Bobby yang Diciduk KPK, Siapa?

Tidak Akan Melindungi Anak Buah

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa Presiden Prabowo tidak akan melindungi anak buahnya yang terseret kasus korupsi. Hal ini disampaikan Dasco saat menanggapi kabar Noel terjaring OTT KPK.

“Yang pasti presiden tidak akan melindungi, bila ada memang terbukti pembantu-pembantunya melakukan hal-hal perbuatan yang tidak terpuji,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (21/8/2025).

Wakil Ketua DPR RI itu menekankan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah berkali-kali menegaskan tidak akan pandang bulu dalam penegakan hukum, khususnya tindak pidana korupsi.

“Yang pertama, kan memang belum ada pengumuman resmi dari KPK tentang status dari yang bersangkutan. Namun, perlu ditegaskan di sini bahwa berkali-kali Presiden Prabowo menekankan bahwa presiden tidak pandang bulu terhadap penegakan kasus-kasus korupsi,” kata dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *