Audiensi Gubernur Anwar Hafid dengan Kementerian PUPR untuk Pembangunan RS Undata Nambaso

MediaPresisi.com.CO.ID, JAKARTA — Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny Lamadjido mengadakan pertemuan dengan Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Bisma Staniarto guna menyampaikan rencana pembangunan Rumah Sakit Undata Nambaso yang menjadi prioritas.

Menurut Gubernur Anwar Hafid, pembangunan Rumah Sakit Undata Nambaso ini menjadi fokus utama untuk mendukung pengembangan sektor kesehatan di Provinsi Sulawesi Tengah. Terlebih lagi, saat ini masyarakat di Sulteng hanya perlu KTP untuk berobat.

“Masyarakat Sulawesi Tengah berhak memperoleh rumah sakit yang layak. Oleh karena itu, kami mengusulkan program pembangunan RS Undata Nambaso sebagai bentuk komitmen untuk menyediakan pelayanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat,” ujar Anwar Hafid, Selasa (23/9/2025).

Baja Juga  Prediksi Skor Rosenborg vs Bodo/Glimt 21 September 2025

Banyak manfaat yang akan diperoleh dari rencana pembangunan RS Undata Nambaso ini. Rumah sakit andalan Sulawesi Tengah ini akan berperan penting sebagai rumah sakit rujukan utama. Selain itu, mampu meningkatkan kapasitas rumah sakit secara optimal.

Dengan semakin bertambahnya jumlah pasien, diperlukan fasilitas kesehatan yang lebih sesuai, dilengkapi dengan alat dan infrastruktur medis yang memenuhi standar nasional. Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan Pemerintah Pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur penting, termasuk layanan kesehatan.

Berdirinya RS Undata Nambaso diharapkan mampu memberikan akses layanan kesehatan yang lebih baik, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat Sulawesi Tengah, serta memperkuat komitmen daerah dalam mendukung program nasional peningkatan kesejahteraan rakyat.

Baja Juga  Ariel NOAH Berbicara di DPR: Suara Musisi Harus Didengar, Bukan Hanya Pajangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *