Dwi Hartono: Tokoh Desa yang Terlibat Pembunuhan Kacab Bank BUMN

Keterlibatan Dwi Hartono dalam Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN

Warga Desa tempat tinggal Dwi Hartono masih sulit percaya saat kabar keterlibatannya dalam kasus pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN mencuat. Selama ini, Dwi dikenal ramah dan ringan tangan membantu tetangga, bahkan kerap disebut sebagai sosok dermawan di lingkungannya. Kontras dengan citra tersebut, namanya kini tercatat sebagai dalang di balik aksi keji yang menewaskan seorang pejabat bank.

Kasus ini berawal dari penemuan jasad Kepala Cabang Bank BUMN di sebuah lokasi yang membuat publik geger. Polisi yang melakukan penyelidikan menemukan adanya keterlibatan sejumlah pihak, termasuk Dwi Hartono yang diduga menjadi otak intelektual dalam peristiwa tersebut. Dugaan motif pembunuhan masih terus didalami, namun aparat menyebut adanya indikasi kuat terkait urusan pribadi maupun kepentingan bisnis.

Dwi sendiri sebelumnya tidak pernah tersangkut masalah hukum, sehingga kabar ini mengejutkan banyak pihak, terutama warga kampung yang mengenalnya sebagai sosok baik hati. Sebanyak empat orang tersangka telah ditangkap oleh polisi. Mereka adalah C, DH, YJ, dan AA. Tiga pelaku, yakni DH, YJ, dan AA ditangkap tim di wilayah Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/8/2025) sekitar pukul 20.15 WIB. Sementara seorang lainnya, C, diringkus di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, sore ini, Minggu (24/8/2025).

Sebelumnya, polisi juga menangkap 4 tersangka sebagai eksekutor lapangan atau pelaku penculikan, mereka yakni AT, RS, RAH, dan RW. AT, RS, dan RAH ditangkap di Johar Baru, Jakarta Pusat. RW ditangkap saat hendak melarikan diri di Bandara NTT. Kasus ini masih terus didalami oleh pihak kepolisian, termasuk kemungkinan adanya sosok “bos besar” asal Surabaya yang diduga menjadi penyokong aksi para pelaku.

Dwi Hartono, Sosok Dermawan di Kampung Halamannya

Dwi Hartono, yang dikenal sebagai sosok dermawan di kampung halamannya Rimbo Bujang Jambi, kini menjadi sorotan karena keterlibatannya dalam kasus ini. Dari delapan pelaku, satu yang menjadi sorotan adalah DH atau Dwi Hartono yang merupakan aktor intelektual atau otak pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Muhammad Ilham Pradipta.

Baja Juga  Hari Ke-1.280 Perang Rusia-Ukraina: AS Bantu Eropa Jamin Keamanan

Dwi Hartono berusia 40 tahun. Ia memiliki tiga orang anak. Pria kelahiran Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi bukan orang sembarangan. Sosok Dwi Hartono sangat terkenal di Tebo. Menurut Joko, Kepala Desa Tirta Kencana (Mekar Kencana), Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Dwi Hartono banyak beraktivitas di Pulau Jawa. Namun, dia sesekali pulang ke kampung halaman mengunjungi orang tuanya di Desa Mekar Kencana, yang dulunya bernama Desa Tirta Kencana, Unit 6, Rimbo Bujang.

Menurut Joko, Dwi Hartono adalah sosok yang dermawan dan suka melakukan kegiatan sosial. “Mas Dwi, ini dikenal orang yang dermawan, suka bergaul dan suka melakukan kegiatan sosial,” ungkapnya Senin (25/8/2025) malam. Selama ini dia mengenal Dwi. Joko tak menyangka dapat berita bahwa Dwi menjadi otak pembunuhan Kepala Cabang BRI Cempaka Putih.

Rumah Mewah dan Bisnis Dwi Hartono

Rumah mewah Dwi Hartono berada di Jalan San Fransisco, Blok Q1, Nomor 9, Kompleks Perumahan Kota Wisata, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kedua bangunan mewah berkelir putih tersebut terlihat sepi dari aktivitas. Pagar berwarna emas yang tinggi tertutup rapat dengan lampu yang dibiarkan menyala meski di siang hari.

Dwi Hartono memiliki bisnis lebih dari satu yaitu PT Hartono Mandiri Makmur dan PT Digitalisasi Aplikasi Indonesia (DAI) atau lebih dikenal sebagai platform Guruku.com. Kedua perusahaan tersebut berkantor di kediaman pribadi Dwi Hartono. Guruku.com merupakan platform yang bergerak di bidang pendidikan non formal. Sementara PT Hartono Mandiri Makmur berfokus pada bidang software developments and applications.

Selain pebisnis, Dwi Hartono juga dikenal sebagai seorang motivator. Pengakuan ini disampaikan temannya, ia yang menyebut Dwi Hartono adalah motivator, khususnya di bidang bisnis. “Dia motivator, suka bantu-bantu menyemangati yang baru mulai bisnis,” katanya. Dalam laman akun YouTube milik Dwi Hartono, juga berisi konten-konten motivasi. Akun tersebut telah memiliki total 169 ribu pengikut.

Baja Juga  Ombudsman Sumbar Selidiki Dugaan Penyimpangan Pengusulan PPPK di Kabupaten Solok

Hasil Autopsi Jenazah Korban

Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Kramat Jati telah melakukan autopsi terhadap jenazah MIP. Pemeriksaan luar dan dalam atau autopsi dilakukan atas persetujuan keluarga pada Kamis (22/8/2025) pukul 14.30 WIB. Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Kramat Jati, Brigjen Prima Heru Yulihartono, menyampaikan jenazah diterima pada Kamis (21/8/2025) pukul 12.48 WIB berdasarkan surat permintaan penitipan mayat dari Polsek Serang Baru.

Saat diserahkan jenazah menggunakan pakaian batik berwarna cokelat dan celana panjang cokelat muda. “Ditemukan tanda kekerasan luka-luka pada bagian luar dan dalam tubuh korban akibat benda tumpul di bagian dada dan leher,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (22/8/2025). Selain itu, tim juga melakukan pengambilan sampel untuk pemeriksaan DNA dan toksikologi forensik.

Kronologi Penemuan Jasad Kepala Cabang Bank BUMN di Bekasi

Kronologi penemuan jasad Muhammad Ilham Pradipta (IP), Kepala Cabang Perwakilan (KCP) Bank BUMN yang menjadi korban pembunuhan di Desa Cilangkara, Serang Baru, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/8/2025). Kini, jenazah Ilham telah dikebumikan di samping makam ayah dan ibunya di Bogor, Jawa Barat, pada Kamis malam.

Jasad pria berusia 37 tahun itu, sebelumnya diserahkan pihak Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur kepada keluarga setelah dilakukan autopsi. Ilham Pradipta merupakan Kepala Kantor Cabang bank BUMN di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Ia diduga menjadi korban penculikan dan pembunuhan yang dilakukan oleh sejumlah orang tidak dikenal (OTK).

Dalam kasus penculikan ini, polisi sudah menangkap empat pelaku, berinisial AT, RS, RAH, dan RW. Kapolsek Serang Baru, AKP Hotma Sitompul, menjelaskan jasad korban ditemukan di area semak-semak persawahan Kampung Karangsambung, Serang Baru pada Kamis pagi, pukul 05.30 WIB. Menurut Hotma, korban ditemukan oleh penggembala sapi di sekitar lokasi penemuan. “Awalnya ada penggembala sapi di sekitar lokasi melihat mayat, setelah itu dia laporan ke RT RW setempat hingga akhirnya laporan itu diterima polsek,” katanya kepada wartawan saat dikonfirmasi pada Kamis (21/8/2025).

Baja Juga  Pemuda Ciamis Tewas Tersengat Listrik di Atap Gerai IM3

Ketika awal penemuan, tidak terdapat identitas korban. Namun, belakangan diketahui bahwa korban berinisial IP merupakan Kepala KCP Bank BUMN. Jasad korban ditemukan dalam kondisi kaki dan tangan terikat, serta mata tertutup lakban hitam. “Ada ikatan di kaki, tangan dan mata dilakban. Kaki menggunakan lakban, tangan menggunakan tali rafia sementara matanya ditutup lakban,” jelas Hotma. Kapolsek Serang Baru menambahkan, korban mengalami luka di wajah, tetapi tidak ditemukan bekas senjata tajam. “Ada luka lebam akibat benda tumpul di bagian wajah korban,” lanjutnya.

Korban lantas dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, untuk diautopsi sebagai rangkaian dari proses penyelidikan. Terbaru, empat orang yang ditangkap polisi mengakui perbuatannya. Para pelaku telah menculik Ilham Pradipta di parkiran supermarket Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Rabu (20/8/2025). Sehari kemudian, korban ditemukan tak bernyawa di wilayah Bekasi, setelah diculik di kawasan Pasar Rebo. Hal itu, disampaikan Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Charles Bagaisar saat dikonfirmasi, Jumat (22/8/2025). “Baru interogasi awal, tetapi mereka sudah mengakui terkait pengambilan atau penculikan korban dari supermarket di Pasar Rebo,” katanya. Berdasarkan interogasi awal, terungkap bahwa MIP diculik setelah menghadiri rapat dengan teman kantornya di supermarket. “Korban habis meeting kantor, sama teman-teman kantornya juga,” ungkap Charles. Meski demikian, polisi masih menggali keterangan lebih lanjut empat pelaku guna mencari tahu siapa sosok aktor yang mendalangi penculikan itu. Tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain yang terlibat dalam pembunuhan korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *