Generasi Z Unesa Buktikan Kepedulian Lingkungan Melalui Vlog
Generasi Z dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mahir dalam dunia digital, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk menyampaikan pesan kepedulian terhadap lingkungan. Dalam acara Inagurasi Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), sebanyak 19.858 mahasiswa baru Unesa Surabaya mengikuti program vlog bertema lingkungan yang berjudul “Bangga Unesa Peduli Lingkungan”.
Program ini berhasil mencatat rekor MURI sebagai perguruan tinggi dengan jumlah unggahan vlog terbanyak. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Unesa untuk menumbuhkan kesadaran akan isu lingkungan sejak dini kepada para mahasiswa baru.
Pendekatan Digital untuk Generasi Milenial
Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi, menjelaskan bahwa pendekatan digital dipilih karena generasi milenial dan Gen Z sangat akrab dengan platform daring. Ia menegaskan bahwa kemasan kesadaran lingkungan dalam konteks anak-anak milenial harus berbasis digitalisasi vlog.
“Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya memperkuat sosialisasi dan kampanye lingkungan, tetapi juga membangun kebanggaan mahasiswa terhadap Unesa,” ujar Martadi.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan konsep pendidikan yang lebih inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Dengan begitu, mahasiswa baru dapat merasa lebih terlibat dan memahami tanggung jawab sosial mereka sebagai anggota masyarakat.
Apresiasi dari MURI
Pihak Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan inisiatif mahasiswa Unesa dalam program vlog ini. Lutfi Syah Pradana, Customer Relations Manager MURI, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat luar biasa karena setiap mahasiswa baru memberikan dampak positif di lingkungannya masing-masing.
“Tema utama vlog competition ini adalah bangga Unesa dan peduli lingkungan. Setiap peserta memberikan inspirasi bagi warga sekitar mereka,” kata Lutfi.
Menurutnya, pencapaian ini bukan hanya tentang rekor, tetapi juga menjadi pesan penting bagi generasi muda bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Namun, ia juga menekankan bahwa generasi Z harus cepat beradaptasi dengan era digital.
Pengalaman Mahasiswa Baru
Salah satu mahasiswa baru, Okan Hanif Arrasya, penerima beasiswa atlet sekaligus beasiswa disabilitas asal Bali, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Ia mengatakan bahwa ia merasa senang dan bahagia bisa diterima di Unesa.
“Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan adalah jurusan saya. Aku ingin menjadi pelatih renang dan mengajar anak-anak,” ujarnya dengan semangat.
Okan melihat kegiatan vlog ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan bahwa mahasiswa baru bisa memberikan kontribusi sejak awal. Ia juga mengakui bahwa kampus Unesa memiliki fasilitas yang sangat megah dan terbuka bagi siapa pun.
“Saya merasa tertarik memilih Unesa karena terbuka untuk semua kalangan. Saya jadi makin semangat untuk terus berkembang,” tambahnya.
Kesimpulan
Melalui inisiatif vlog yang dilakukan oleh mahasiswa baru Unesa, generasi Z membuktikan bahwa mereka tidak hanya piawai dalam dunia digital, tetapi juga mampu menjadikan teknologi sebagai alat untuk menyampaikan pesan penting tentang lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya menciptakan rekor, tetapi juga menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab sosial di kalangan mahasiswa.




