Kajari Lembata Hadir dalam Upacara Bendera di Sekolah
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lembata, Raden Arie Wijaya Kawedhar, S.H., bertindak sebagai pembina upacara dalam kegiatan upacara bendera hari Senin di SMAS Frater Don Bosco Lewoleba, pada Senin 25 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari program “Jaksa Masuk Sekolah” yang digelar oleh Kejari Lembata.
Program tersebut bertujuan untuk menanamkan kesadaran hukum kepada generasi muda sejak dini. Menurut Kajari Lembata, kesadaran hukum harus dibentuk sejak usia sekolah, bukan hanya melalui pemahaman terhadap aturan, tetapi juga melalui pembiasaan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai hukum dalam kehidupan sehari-hari.
“Kesadaran hukum tidak hanya didapat dari pengetahuan tentang aturan, tapi juga dari cara berperilaku yang sesuai dengan norma dan nilai-nilai hukum,” ujar Raden Arie dalam amanatnya.
Salah satu pendekatan efektif dalam program ini adalah mendorong siswa untuk aktif dalam kegiatan positif yang membangun karakter dan tanggung jawab. Dengan terlibat dalam kegiatan produktif seperti belajar, berorganisasi, olahraga, atau kegiatan sosial, para siswa secara tidak langsung sedang membangun kesadaran hukum. Kegiatan positif ini menjadi benteng yang kuat untuk mencegah keterlibatan dalam perilaku menyimpang yang dapat berujung pada pelanggaran hukum.
Tema Program “Jaksa Masuk Sekolah”
Program “Jaksa Masuk Sekolah” kali ini mengusung tema “Kenakalan Remaja dan Kekerasan Seksual Terhadap Anak”. Tema ini menjadi bentuk kepedulian terhadap meningkatnya kasus pelanggaran hukum yang melibatkan anak dan remaja, baik sebagai korban maupun sebagai pelaku. Materi penyuluhan hukum disampaikan langsung oleh Kejaksaan Negeri Lembata.
Dalam kegiatan ini, siswa mendapatkan pemahaman mengenai beberapa hal penting, antara lain:
- Jenis-jenis kenakalan remaja yang berpotensi menjadi tindak pidana.
- Strategi pencegahan kekerasan seksual terhadap anak.
- Pentingnya peran keluarga dan sekolah dalam menanamkan kesadaran hukum sejak usia dini.
Program ini dirancang secara interaktif dan komunikatif agar siswa lebih mudah memahami pentingnya aturan hukum serta konsekuensi dari setiap tindakan yang melanggar hukum.
Tujuan Utama Program
Tujuan utama dari program ini adalah membentuk generasi muda yang memiliki kesadaran hukum, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi integritas. Kejaksaan Negeri Lembata terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan hukum melalui pendekatan yang edukatif dan preventif.
Dengan pendekatan ini, Kejari Lembata berupaya membangun budaya hukum yang kokoh di tengah masyarakat. Program ini tidak hanya memberikan wawasan hukum kepada siswa, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mencegah tindak kejahatan yang dilakukan oleh generasi muda.
Keberlanjutan program ini akan terus dilakukan, karena kesadaran hukum adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan harmonis. Dengan begitu, setiap individu akan lebih sadar akan hak dan kewajibannya, serta mampu menjaga lingkungan sekitarnya dari tindakan yang merugikan.




