MediaPresisi.com—Pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Perez menunjukkan keyakinannya terhadap kemampuan penyerang asingnya Mihailo Perovic meskipun baru mencetak satu gol.
Menurutnya, opini masyarakat terlalu fokus pada rekor gol tanpa mempertimbangkan kontribusi lain dari sang penyerang. Mihailo adalah pemain kunci dalam sistem permainan Green Force. Ia yakin penyerang asal Montenegro tersebut segera akan menemukan performa terbaiknya di Super League 2025/2026.
“Mihailo bagi saya merupakan pemain yang sangat penting. Orang-orang hanya melihat dari segi mencetak gol, tetapi jika dilihat dari sudut pandang lain, banyak transisi atau peluang yang tercipta karena kemampuannya dalam mengontrol bola dengan sangat baik,” tegas Eduardo Perez.
Keyakinan pelatih asal Spanyol tersebut tidak tanpa dasar. Eduardo menganggap kemampuan Perovic dalam peralihan permainan serta membuka ruang sebagai senjata tambahan bagi Persebaya Surabaya.
Mihailo Perovic saat ini sedang berusaha keras untuk memulihkan kondisinya. Dari enam pertandingan yang ia jalani, ia hanya mampu mencetak satu gol bagi Green Force.
Catatan tersebut berbeda dengan penampilan Perovic sebelumnya ketika masih bermain di Eropa. Misalnya, bersama FK Jezero, dia mampu mencetak 16 gol dari 35 pertandingan.
Jalannya kariernya juga cukup panjang karena pernah bermain di tujuh klub di benua Eropa. Nama-nama seperti Zorya Lugansk (Ukraina) hingga NK Olimpija Ljubljana (Slovenia) pernah merasakan kontribusinya.
Bukan hanya di level klub, Perovic juga pernah menjadi pemain kunci dalam Timnas Montenegro untuk kategori usia muda. Ia bermain untuk tim U-17, U-19, hingga U-21 dengan posisi sebagai andalan di lini depan.
Namun, penyesuaian di Indonesia ternyata tidak se mudah yang ia bayangkan. Perovic secara terbuka mengakui kualitas liga di sini jauh lebih tinggi dari yang ia perkirakan awalnya.
“Sulit untuk mengatakan hal itu, bermain sepak bola di sini (Indonesia) tidak mudah. Kualitas liga sangat baik. Tidak seperti yang kami bayangkan ketika kami tiba di sini,” kata Perovic.
Namun, pemain berusia 28 tahun itu tidak ingin menyerah. Ia berjanji untuk bekerja lebih keras agar dapat membuktikan dirinya kepada para pendukung Persebaya Surabaya.
“Perlu meningkatkan diri lebih lagi, agar dapat menunjukkan lebih banyak hal kepada penggemar kami. Namun kami memahami apa yang kami lakukan. Dan kami akan melakukan lebih banyak, lebih baik, serta semakin baik,” tekad Perovic.
Statistik Perovic sepanjang kariernya memang tidak bisa dianggap remeh. Dari total 222 penampilan, dia mencetak 60 gol, 12assist, serta menghabiskan 11.981 menit berada di lapangan.
Catatan performa tersebut menunjukkan bahwa Perovic memiliki kemampuan sebagai penyerang yang mampu membawa ancaman. Eduardo Perez juga mengungkapkan bahwa lambat laun ia akan kembali tajam di lini depan Green Force.
Bagi Persebaya Surabaya, kehadiran Perovic masih sangat penting dalam strategi jangka panjang. Ia dianggap mampu menjadi penyelesaikan masalah dalam pertandingan-pertandingan krusial berikutnya.
Salah satu ujian mendekat adalah pertandingan sengit melawan Persija Jakarta. Laga tersebut direncanakan berlangsung pada 18 Oktober 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Laga minggu ke-9 Liga Super 2025/2026 akan menjadi kesempatan bagi Perovic untuk membuktikan diri. Para penggemar pasti menantikan apakah penyerang asal Montenegro tersebut mampu menambah daftar golnya.
Penggemar Persebaya Surabaya berharap sang penyerang bisa segera menunjukkan performa yang lebih baik. Terlebih, lini depan Green Force sangat membutuhkan ketajaman agar tetap konsisten di papan atas klasemen.
Meskipun baru mencetak satu gol, kontribusi Perovic tetap dihargai. Banyak kesempatan tercipta berkat pergerakannya yang sering mengganggu pertahanan lawan.
Eduardo Perez menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang sering tidak mendapat perhatian dari masyarakat.
“Mihailo akan memberikan kami kabar yang sangat menggembirakan. Saya memiliki kepercayaan penuh kepadanya. Dia adalah pemain yang luar biasa, dan semua orang akan melihatnya sendiri nanti,” ujar Edoardo dengan tegas.
Tekanan berat memang berada di bahu Perovic. Namun, berkat pengalamannya yang panjang dalam berbagai kompetisi Eropa, dianggap bahwa semangatnya mampu menghadapi kondisi ini.
Persebaya Surabaya membutuhkan seorang penyerang yang mampu memberikan jaminan gol. Kehadiran Perovic diharapkan menjadi solusi meskipun proses penyesuaian masih berlangsung.
Jika mampu memulihkan insting predatornya, Perovic dapat menjadi senjata yang mematikan dalam kompetisi musim ini. Eduardo Perez yakin bahwa momen tersebut hanya masalah waktu.
Keyakinan pelatih dan dukungan dari para penggemar dapat menjadi dorongan tambahan. Bagi Perovic, hal ini merupakan sumber energi penting untuk segera mengubah situasi.
Bola kini berada di kakinya untuk membuktikan kemampuannya. Pertandingan melawan Persija akan menjadi kesempatan yang ideal untuk menunjukkan kemampuannya sebagai penyerang hebat.
Mihailo Perovic tidak datang ke Indonesia hanya untuk memperkuat tim. Ia hadir sebagai perbedaan, dan Persebaya Surabaya menantikan ledakan gol darinya.
Dengan penuh keyakinan, Eduardo Perez membuat publik GBT optimis bahwa penyerang asal Montenegro tersebut segera dapat mengatasi keraguan. Kini, semua perhatian akan tertuju pada pertandingan besar melawan Persija, di mana Perovic diharapkan membuktikan kemampuannya.




