Inter Milan dan PSG Bersaing untuk Mendapatkan Manu Kone
Inter Milan sedang menghadapi tantangan berat dalam upaya mereka untuk mendatangkan gelandang AS Roma, Manu Kone. Tidak hanya dari klub asalnya, Inter juga harus bersaing dengan Paris Saint-Germain (PSG) dalam perebutan tanda tangan pemain Prancis tersebut.
Sebelumnya, Inter Milan sempat mengalami kendala dalam proses transfer Manu Kone. Giallorossi, julukan AS Roma, menolak melepas pemain muda yang dianggap penting bagi tim. Meskipun Inter sangat ingin merekrut Kone, situasi ini membuat mereka harus puas dengan pendekatan lain.
Namun, ada kemungkinan bahwa situasi bisa berubah di masa depan. Karena tekanan aturan Financial Fair Play (FFP), AS Roma mungkin harus melepas beberapa bintang utama pada musim panas mendatang. Hal ini memberi peluang bagi Inter Milan untuk kembali mempertimbangkan perekrutan Manu Kone.
Meski upaya awal mereka gagal, Inter Milan mungkin akan mencoba lagi di akhir musim. Namun, kali ini, PSG akan menjadi penghalang utama. Menurut laporan Corriere dello Sport via FCInterNews, PSG juga tertarik pada Manu Kone dan siap bersaing dengan Nerazzurri.
Peran Gian Piero Gasperini dalam Keputusan Kone
Manu Kone telah mempertahankan posisi penting di AS Roma di bawah arahan pelatih baru, Gian Piero Gasperini. Oleh karena itu, mantan pelatih Atalanta tersebut dikabarkan enggan membahas kepergian gelandang Prancis tersebut. Ini menunjukkan bahwa Kone masih menjadi bagian penting dari rencana Gasperini untuk musim depan.
Kone Mengaku Tersanjung dengan Minat Inter Milan
Meski tidak berhasil bergabung dengan Inter Milan di musim panas 2025, Manu Kone mengakui bahwa minat klub sekelas Nerazzurri adalah pertanda positif. Ia menyatakan bahwa jika klub besar seperti Inter menunjukkan minat kepadanya, itu merupakan hal yang baik.
“Hampir bergabung dengan Inter di musim panas? Jika klub seperti Inter menunjukkan minat kepada saya, itu positif bagi saya,” ujarnya kepada Corriere della Sera.
Ia juga menjelaskan bahwa ia sudah berbicara dengan pelatih Gian Piero Gasperini tentang situasi ini. “Saya membicarakannya dengan Gasperini dan mengatakan kepadanya bahwa saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Namun, saya menambahkan, ‘Selama saya mengenakan jersey ini, saya akan memberikan 100 persen.’”
Pernyataan Kone Tentang Minat Klub Lain
Kone juga menyebutkan bahwa ia pernah menerima panggilan dari beberapa pemain Inter Milan, seperti Sommer dan Thuram. “Beberapa panggilan telepon dengan Sommer dan Thuram? Kami bercanda tentang hal itu,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa keputusan untuk pergi atau tetap di Roma tidak sepenuhnya berada di tangannya. “Mereka mengatakan kepada saya untuk membuat pilihan terbaik, tetapi itu tidak bergantung pada saya. Saya sangat bahagia di Roma. Bukannya saya sangat ingin pergi.”
Pengalaman Kone dengan AC Milan
Pada tahun 2021, Kone hampir bergabung dengan AC Milan. Namun, Rossoneri gagal mencapai kesepakatan dengan Borussia Monchengladbach. “Saya berbicara dengan Milan, itu benar,” katanya.
Massara, petinggi AS Roma, pernah menghubungi Kone, tetapi ia merasa bahwa keputusan untuk pergi ke Borussia adalah langkah yang tepat. “Lalu di Roma, aku bertemu Massara yang sama lagi. Lingkaran itu sudah tertutup, kan?”
Kesimpulan
Meskipun Inter Milan dan PSG bersaing untuk mendapatkan tanda tangan Manu Kone, situasi saat ini tampaknya tidak akan segera berubah. Kone masih menjadi bagian penting dari rencana AS Roma, terutama di bawah arahan Gian Piero Gasperini. Namun, peluang untuk transfer di masa depan tetap ada, terutama jika AS Roma harus melepas beberapa pemain utama untuk mematuhi aturan FFP.




