MediaPresisi.com– GIANYAR – Pelatih Bali United, Johnny Jansen, memberikan pernyataan mengenai kekalahan timnya saat melawan PSIM Yogyakarta dalam pekan ke-6.BRI Super League, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (20/9) malam WIB.
Bali United kalah dengan skor 1-3 di markas sendiri oleh tim promosi yang sebelumnya mereka kalahkan 6-0 dalam pertandingan pramusim.
Kekalahan yang menyebabkan Johnny kembali tidak mampu meraih tiga poin bagi timnya.
“Saya sangat kecewa dengan hasil pertandingan tadi malam. Kami mampu menguasai permainan di babak pertama dan ada beberapa kesempatan yang belum dimanfaatkan oleh pemain di lapangan,” ujar Johnny sebagaimana dilansir dari situs klub.
“Lalu pada babak kedua, kami seharusnya mampu mencetak gol dari peluang yang kami peroleh, tetapi gagal. Tentu ini menjadi bahan evaluasi agar kami lebih baik dalam pertandingan selanjutnya,” katanya.
Menurut pelatih asal Belanda ini, kohesi dan hubungan antarlini belum terbentuk dengan baik, khususnya dalam menggabungkan pemain muda dengan pemain asing yang dimiliki oleh Serdadu Tridatu musim ini.
“Kondisi yang masih memerlukan waktu. Kami sedang membentuk tim dengan pemain muda dan menghadirkan beberapa pemain asing dari Eropa,” katanya.
“Terkadang bagus dan terkadang menurun, dan ini wajar dalam sebuah tim. Yang penting saat ini adalah proses, serta membutuhkan waktu agar tim ini semakin baik dalam pertandingan berikutnya,” tambah mantan pelatih PEC Zwolle tersebut.
Kekalahan di kandang membuat Bali United memulai musim kompetisi ini dengan berat; hanya meraih satu kemenangan, tiga hasil seri, dan dua kekalahan.
Pekan ke-7, pasukan Tridatu akan menghadapi pertandingan tandang melawan Semen Padang FC.(buc/jpnn)
Hasil-Lanjutan Pekan Keenam dan Klasemen BRI Super League


ileague




