Gagal Kalahkan Juara Dunia, Fajar/Fikri Akui Banyak Kesalahan

MediaPresisi.comPasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, tidak berhasil meraih gelar juara dalam China Masters 2025 setelah kalah di babak semifinal.

Fajar/Fikri terhenti oleh pasangan terbaik dunia, Kim Won-ho/Seo Seung-jae.

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri kalah dua gim secara langsung di Shenzhen Arena, Tiongkok, Sabtu (20/9/2025).

Mereka kalah dengan skor 13-21, 17-21 dalam waktu 36 menit pada pertandingan terakhir babak semifinal.

Fajar mengakui bahwa dirinya sering membuat kesalahan dalam permainan itu.

Sebaliknya, pasangan Korea tampil lebih terorganisir dan stabil.

“Hari ini (kemarin) saya sendiri melakukan banyak kesalahan,” ujar Fajar, dilansir MediaPresisi.com dari Djarum Badminton.

“Kim/Seo justru bermain sangat rapi, tidak mudah terkena serangan sendiri,” katanya menambahkan.

Baja Juga  Hasil Badminton Hari Ini: 8 Wakil Indonesia Melaju ke Babak 16 Besar Hong Kong Open 2025 Tanpa Ginting

Ini adalah kekalahan pertama Fajar/Fikri dari pasangan ganda putra peringkat satu dunia tersebut.

Sebelumnya, Fajar/Fikri berhasil mengalahkan Kim/Seo di babak semifinal China Open 2025 pada akhir Juli lalu.

Fajar/Fikri berhasil mengalahkan Kim/Seo dengan skor 19-21, 14-21 dalam durasi 43 menit.

Menurut Fajar, pasangan asal Korea tersebut tampil berbeda dibanding pertemuan sebelumnya.

Pertahanan Kim/Seo terlihat lebih kokoh sehingga sulit untuk dipecahkan oleh pasangan baru Indonesia.

“Kami telah mencoba berbagai metode, tetapi mereka sudah siap, belajar dari pertemuan sebelumnya,” kata Fajar.

Saya merasa area di lapangan mereka sangat sempit, mereka mampu menutup semua celah yang ada.

“Di sana banyak keraguan yang muncul dari saya,” kata Fajar.

Baja Juga  SMPN 4 Tanjung Terapkan Sistem Digital, Orang Tua Pantau Kehadiran Anak Lebih Mudah

Fikri menuturkan, Kim/Seo mampu mendominasi dalam penguasaan permainan.

Pada bola pertama dan kedua, mereka juga lebih unggul.

“Mencoba bermain tanpa lob mereka juga mengikuti dan sangat aman,” kata Fikri.

Kekalahan itu menyebabkan Fajar/Fikri tidak bisa meraih gelar juara sekaligus di China.

Sebelumnya mereka berhasil menjadi juara China Open 2025 setelah mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam pertandingan final.

Setelah itu, Fajar/Fikri berangkat ke Suwon untuk mengikuti Korea Open 2025 yang akan dihelat pada tanggal 23 hingga 28 September 2025.

Kedua pemain sepakat untuk bangkit dan mengalihkan perhatian mereka ke turnamen BWF World Tour Super 500.

Kami akan kembali mempersiapkan diri untuk Korea Open.

Baja Juga  Bagnaia Usulkan Morbidelli Buka SPBU di Indonesia

Berdiskusi dengan Fikri dan pelatih, meninjau pertandingan kemarin. Apa saja kelemahannya dan coba diperbaiki.

Namanya pertandingan, bisa saja menang atau kalah.

“Ini menjadi pelajaran bagi kami untuk masa depan,” ujar Fajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *