Mediapresisi.com –– Terungkap sifat sehari-hari dari sosok Mohamad Ilham Pradipta (37).
Ia menjadi korban penculikan dan pembunuhan di Jakarta beberapa waktu yang lalu.
Jenazahnya ditemukan di semak-semak di Bekasi.
Ilham dibawa pergi saat sedang akan masuk ke dalam mobilnya yang terparkir di lokasi kejadian.
Insiden penculikan tersebut terekam oleh kamera pengawas, yang dilakukan oleh sekitar lima orang.
Ilham menjabat sebagai Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) bank milik pemerintah di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Jenazah korban ditemukan di kawasan Bekasi setelah hilang di wilayah Jakarta Timur.
Kantor jenazah Mohamad Ilham Pradipta terletak di wilayah Jalan Rimba, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat.
Pada hari Kamis (21/8/2025) malam, kondisi rumah duka Ilham dipenuhi oleh para tetangga dan rekan kerja.
Selain itu, bunga papan ucapan duka cita terus tiba.
Ketua RT setempat Aris Karsa Laksana mengisahkan kisah hidup tokoh Ilham.
Menurutnya, Ilham adalah orang yang sangat baik dan mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.
“Dia orangnya ramah dan baik, serta sering membagikan sesuatu kepada warga sekitar,” ujar Aris di rumah duka Ilham.
Ide asli dan tinggal di daerah Rimba.
Namun, Ilham tidak tinggal terus-menerus di rumah duka.
“Ia tidak tinggal tetap di sini ya. Ini rumah orangtuanya, ia tinggal di rumah dinas Jakarta, kalau tidak salah di Cempaka Putih,” katanya.
Ilham diketahui memiliki dua anak dan bekerja di salah satu bank milik negara.
“Saya tahu dia adalah karyawan bank. Kepala Cabang BRI, ya. Dia sudah menikah dan memiliki dua anak, satu laki-laki dan perempuan,” ujarnya.
Jenazah diserahkan kepada keluarga
Jenazah Mohamad Ilham Pradipta diserahkan kepada keluarga.
Pengantaran jenazah dilakukan di depan Instalasi Forensik Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur setelah proses otopsi selesai pada Kamis (21/8/2025) sekitar pukul 19.40 WIB.
Kondisi haru terasa mengelilingi keluarga, kerabat, dan teman korban saat proses penyerahan jenazah berlangsung di depan Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati.
Istri Ilham, Puspita Aulia yang tiba di RS Polri Kramat Jati sejak siang hari untuk mengurus pengambilan jenazah terlihat sedih saat melihat jenazah suaminya.
Saudara ipar korban, Intania menyampaikan bahwa rencananya jenazah Ilham akan dikuburkan pada malam Kamis di Taman Pemakaman Umum (TPU) Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
“Dikuburkan di Bogor. Korban dikuburkan di Bogor, bersebelahan dengan makam ayah dan ibu,” ujar Intania saat diwawancara di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (21/8/2025).
Pihak keluarga mengatakan akan menyerahkan sepenuhnya perkara tersebut kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya yang menangani kasus pembunuhan Ilham.
Hanya berharap pelaku pencurian yang diikuti pembunuhan terhadap Ilham segera ditangkap, serta diadili secara penuh sesuai dengan tindakan mereka.
“Semoga pelakunya segera ditangkap, dihukum dengan seberat-beratnya dan mendapat hukuman yang setimpal,” katanya.
Menurut keluarga, Ilham adalah orang yang baik, dan selama ini tidak pernah memiliki musuh dengan teman, rekan kerja, atau klien terkait pekerjaannya.
Sehingga ketika mendengar berita duka bahwa Ilham ditemukan meninggal dengan tangan dan kakinya terikat, serta mata tertutup lakban, keluarga dan teman-temannya sangat terpukul.
“Orangnya sangat baik. Almarhum memiliki dua orang anak, laki-laki dan perempuan. Anak pertama duduk di kelas IV Sekolah Dasar (SD), sedangkan yang kedua berada di kelas II SD. Usia anaknya masing-masing 10 tahun dan 8 tahun,” katanya.
Penulis: Muamarrudin Irfani/Bima Putra
Artikel ini sudah tayang diTribunnews.com




