UMK Rendah, Penduduk Padat: 5 Kabupaten Terpadat di Sumut

MediaPresisi.COM – Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi yang mengalami pertumbuhan penduduk yang pesat setiap tahun. Berdasarkan data terkini dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut pada tahun 2025, jumlah penduduk di provinsi ini saat ini mencapai 15.785.839 jiwa, dengan rincian 7.922.846 penduduk laki-laki dan 7.862.993 penduduk perempuan.

Namun, di balik angka yang besar, terdapat lima kabupaten yang mencolok dengan jumlah penduduk terbesar atau paling padat di Sumatera Utara. Yang menarik, salah satu kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak justru memiliki UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota) terendah kedua di provinsi ini.

Mari lihat daftar lengkapnya di bawah ini!

1. Kabupaten Deli Serdang – 2.078.046 Jiwa

Sebagai kabupaten yang memiliki luas wilayah sebesar 2.581,23 km², Kabupaten Deli Serdang merupakan wilayah yang paling padat di Sumatera Utara. Lokasinya yang strategis di sekitar Kota Medan mendorong perkembangan sebagai pusat industri, perdagangan, dan pemukiman. Tidak heran, jumlah penduduknya melebihi 2 juta jiwa.

Baja Juga  Kemenkes Selidiki Kasus Raya Secara Epidemiologi

2. Kabupaten Langkat – 1.089.969 Jiwa

Kabupaten Langkat berada di peringkat kedua dengan luas area sebesar 6.140,03 km.². Berpenduduk lebih dari 1 juta orang, Langkat terkenal sebagai wilayah yang memiliki beragam potensi wisata alam, seperti Tangkahan hingga Bukit Lawang, serta menjadi daerah penyangga yang penting bagi kegiatan di Kota Medan.

3. Kabupaten Simalungun – 1.067.499 Jiwa

Pada posisi ketiga terdapat Kabupaten Simalungun yang memiliki luas 4.601,48 km² serta jumlah penduduk melebihi 1 juta jiwa. Menariknya, meskipun masuk dalam daftar kabupaten dengan populasi terbanyak, UMK Simalungun tahun 2025 hanya sebesar Rp3.088.851, sehingga membuatnya menjadi salah satu yang paling rendah di Sumatera Utara. Fakta ini juga menunjukkan bahwa kepadatan jumlah penduduk tidak selalu berkorelasi langsung dengan besarnya UMK.

Baja Juga  Wapres Gibran Diterima Hangat di Mempawah, Bupati Erlina Inginkan Percepatan Pembangunan

4. Kabupaten Asahan – 824.597 Jiwa

Kabupaten Asahan menempati posisi keempat dengan jumlah penduduk sebanyak 824.597 jiwa yang tinggal di kawasan seluas 3.737,83 km.². Asahan dikenal sebagai pusat perkebunan dan pertanian, yang menjadi dasar perekonomian masyarakatnya.

5. Kabupaten Serdang Bedagai – 700.077 Jiwa

Kabupaten Serdang Bedagai berada di peringkat kelima kabupaten terpadat di Sumut dengan jumlah penduduk sebanyak 700.077 jiwa dan luas wilayah mencapai 1.949,18 km.². Meskipun ukurannya relatif lebih kecil, Serdang Bedagai tetap menjadi wilayah yang penting dengan pertumbuhan penduduk yang cukup stabil.

Gaji Minimum Regional Tertinggi dan Terendah di Sumatera Utara

Selain masalah kepadatan penduduk, data upah minimum regional juga menjadi perhatian menarik:

  • UMK TertinggiKota Medan mencapai Rp4.014.072 pada tahun 2025 (meningkat dari Rp3.769.082 pada 2024).
  • Posisi KeduaKabupaten Deli Serdang mencatatkan Rp3.732.906 pada tahun 2025 (meningkat dari Rp3.505.076 pada 2024).
  • Gaji UMK Paling Rendah di 5 Kabupaten dengan Populasi TerbanyakKabupaten Simalungun mencapai angka Rp3.088.851 pada tahun 2025 (meningkat dari Rp2.900.330 pada 2024).
Baja Juga  Beras Premium Langka, Harga Melonjak Tinggi di Pasar Tradisional dan Ritel Modern

Data BPS 2025 menunjukkan bahwa jumlah penduduk yang besar tidak selalu berdampak pada tingkat UMK yang tinggi di suatu wilayah. Kabupaten Simalungun menjadi contoh nyata, di mana jumlah penduduknya besar tetapi UMK cenderung rendah.

Peristiwa ini dapat menjadi perhatian bersama, khususnya dalam memperhatikan keseimbangan antara pertambahan jumlah penduduk, kebutuhan hidup, dan kesejahteraan rakyat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *