SMPN 4 Tanjung Jadi Sekolah Digital, Orang Tua Pantau Kehadiran Anak via Siponsel

Sekolah Digital di Tabalong: Inovasi Siponsel yang Mengubah Proses Pendidikan

SMPN 4 Tanjung, yang terletak di Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan, kini sedang menjalani transformasi besar-besaran menjadi sekolah digital. Letaknya di wilayah paling ujung utara Kalsel, sekolah ini menunjukkan komitmen kuat dalam memadukan teknologi dengan pendidikan.

Sejak beberapa tahun lalu, SMPN 4 Tanjung telah berupaya menerapkan sistem informasi dan teknologi dalam proses belajar-mengajar. Tahun 2017 menjadi titik awal ketika sekolah ini menjadi pelaksana ANBK (Akses Nasional Berbasis Komputer) untuk pertama kalinya. Dari pengalaman tersebut, pada tahun 2019, sekolah mencoba menerapkan Computer Based Test (CBT) berbasis server lokal meskipun perangkat yang tersedia masih terbatas.

Beberapa waktu kemudian, sekolah ini mengikuti program Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) yang diperuntukkan bagi satuan pendidikan di Tabalong. Hingga saat ini, terdapat enam sekolah yang terpilih sebagai KSRG, termasuk SMPN 4 Tanjung. Meski baru menjadi KSRG, inisiatif digitalisasi sudah dilakukan sejak lama, bahkan sejak tahun 2022.

Baja Juga  Coretax Jadi Pilar Utama Reformasi Perpajakan

Inovasi Siponsel: Solusi Digital untuk Pemantauan dan Komunikasi

Salah satu inovasi terbaru yang diterapkan oleh SMPN 4 Tanjung adalah Siponsel atau Sistem Informasi by Telepon Seluler. Inovasi ini dirancang untuk mengintegrasikan teknologi digital dengan sistem pemantauan kehadiran siswa, keterlibatan dalam pembelajaran, serta memperkuat komunikasi antara sekolah dan orangtua melalui perangkat telepon seluler yang umum digunakan masyarakat.

Menurut Azwar Effendi, Kepala SMPN 4 Tanjung, Siponsel merupakan bagian dari upaya sekolah untuk meningkatkan partisipasi orangtua dalam proses pendidikan. Dengan adanya inovasi ini, orang tua dapat lebih mudah mengakses perkembangan belajar anak mereka secara real-time.

Teknologi RFID dalam Presensi Digital

Salah satu fitur utama Siponsel adalah penggunaan Kartu Pelajar RFID (Radio Frequency Identification). Kartu ini memiliki kode unik dan berbeda untuk setiap siswa, sehingga memungkinkan pencatatan kehadiran secara otomatis saat siswa masuk dan keluar sekolah, serta presensi di kelas setiap mata pelajaran.

Baja Juga  Fakta Baru OTT KPK: Suami Pegawai Jadi Tersangka

Kartu pelajar RFID ini terintegrasi dengan Siponsel, yang dapat diakses oleh guru dan orang tua melalui web siswa dan web orang tua. Penggunaannya sangat sederhana; siswa hanya perlu menempelkan kartu di reader yang disediakan. Dengan demikian, proses presensi menjadi lebih efisien dan akurat.

Fitur Tambahan yang Meningkatkan Partisipasi Orang Tua

Selain fitur presensi digital, Siponsel juga dilengkapi dengan notifikasi real-time berbasis web yang memberi tahu orang tua tentang kehadiran anak mereka. Hal ini membantu orang tua untuk lebih aktif dalam mengawasi perkembangan belajar anak mereka.

Lebih lanjut, Siponsel juga mengintegrasikan sistem poin kedisiplinan siswa. Sistem ini tidak hanya memberikan kontrol terhadap perilaku siswa, tetapi juga menjadi motivasi bagi siswa untuk lebih disiplin dalam berbagai aspek kehidupan sekolah.

Baja Juga  Ancaman Toyota Alphard, BYD M9 Siap Mengguncang Pasar Otomotif Indonesia dengan Harga Rp700 Jutaan!

Momentum Peluncuran Siponsel

Inovasi Siponsel resmi diluncurkan pada momentum HUT SMPN 4 Tanjung pada Februari 2025. Pada kesempatan itu, sekolah juga melakukan pengembangan tambahan, seperti peningkatan penggunaan teknologi RFID dan penyesuaian sistem administrasi.

Azwar Effendi menekankan bahwa partisipasi orang tua yang dulunya rendah kini meningkat signifikan karena adanya aplikasi ini. “Dengan adanya Siponsel, orang tua bisa lebih aktif dalam mendukung proses belajar anak mereka,” katanya.

Kesimpulan

SMPN 4 Tanjung telah menunjukkan komitmennya dalam mengadopsi teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui inovasi Siponsel, sekolah ini tidak hanya memperbaiki sistem pemantauan kehadiran siswa, tetapi juga memperkuat hubungan antara sekolah dan orang tua. Dengan demikian, sekolah ini menjadi contoh nyata transformasi pendidikan di daerah terpencil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *