Semen Padang Tak Terkalahkan Sejak Maret 2025, Percaya Diri Hadapi PSM Makassar

Semen Padang Siap Pertahankan Rekor Kandang Menghadapi PSM Makassar

Semen Padang akan kembali menjalani laga kandang dalam pekan ketiga Super League 2025/2026. Laga ini akan digelar di Stadion H. Agus Salim pada Jumat (22/8/2025) sore WIB, dengan menghadapi PSM Makassar. Tim asuhan Eduardo Almeida tersebut memiliki rekor kandang yang sangat menjanjikan karena belum pernah kalah sejak Maret 2025.

Kabau Sirah, julukan Semen Padang, memasuki pertandingan ini dengan kepercayaan diri tinggi. Hal ini didukung oleh kemenangan perdana mereka musim ini setelah mengalahkan Dewa United Banten FC dengan skor 2-0. Kemenangan ini memberikan tambahan tiga poin yang membuat Semen Padang naik ke posisi kesembilan klasemen sementara.

PSM Makassar, yang dikenal dengan julukan Juku Eja, datang dengan misi berbeda. Klub ini masih belum meraih kemenangan dalam dua laga awal musim ini, hanya bermain imbang. Kondisi ini tentu meningkatkan ambisi mereka untuk segera meraih kemenangan perdana. Namun, laga melawan Semen Padang di Stadion H. Agus Salim menjadi tantangan berat karena tim tuan rumah dikenal sebagai tim yang tangguh di kandang sendiri.

Baja Juga  Hasil Liga Italia: Emil Audero Perkasa Bungkam AC Milan,Maignan Mimpi Buruk Dibobol Gol Spektakuler

Sejak kekalahan 1-4 dari Persib Bandung pada 10 Maret 2025, Semen Padang tidak pernah kalah di kandang. Catatan ini telah terbentang hingga empat laga kandang terakhir. Suporter Semen Padang pun semakin percaya diri bahwa tim kesayangan mereka bisa menjaga rekor tersebut saat menghadapi PSM.

Meski demikian, lawan kali ini bukanlah tim sembarangan. PSM Makassar memiliki pengalaman dan kualitas yang patut diwaspadai. Musim lalu, PSM berhasil mencuri satu poin di Padang dengan skor imbang 1-1. Dalam sejarah pertemuan antara kedua tim sejak era Liga 1 2017, hasilnya cukup seimbang. Dari enam pertemuan, PSM memperoleh tiga kemenangan, Semen Padang dua kemenangan, dan satu laga lainnya berakhir imbang.

Duel antara Semen Padang dan PSM biasanya berlangsung ketat dan penuh drama. Skor akhir seringkali dipisahkan hanya satu gol. Sejarah juga menunjukkan bahwa pertandingan antara kedua tim jarang berakhir dengan skor besar. Mayoritas skor yang tercipta adalah 2-0, 1-1, 2-1, atau 1-0. Satu-satunya skor besar terjadi delapan tahun lalu, saat PSM mengalahkan Semen Padang dengan skor 4-0 pada 2 Februari 2017.

Baja Juga  P-APBD Jatim 2025 Naik Rp2,7 Triliun, Khofifah Prioritaskan Belanja Berkualitas

Situasi kali ini berbeda. Semen Padang sedang berada di fase positif dengan dukungan penuh dari suporter fanatik yang selalu memadati stadion. Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, menyatakan bahwa timnya siap tampil agresif untuk mempertahankan tren positif di kandang.

“Kita sudah melakukan persiapan terbaik untuk mendapatkan tiga poin dalam laga kandang kedua ini,” ujar Eduardo. “Kita harus bisa mendapatkan kemenangan kedua di kandang karena ini sangat penting.”

Di sisi lain, PSM Makassar yang dilatih oleh Bernardo Tavares ingin pulang dengan hasil positif. Mereka membutuhkan kemenangan agar bisa bersaing di papan atas sejak awal musim. PSM diprediksi akan tampil menekan sejak menit awal, dengan materi pemain yang mumpuni.

Namun, atmosfer Stadion H. Agus Salim selalu menjadi keuntungan tersendiri bagi Semen Padang. Dukungan dari Kabau Sirah Mania diyakini akan membuat lawan terintimidasi sepanjang 90 menit. Kemenangan atas Dewa United di pekan lalu juga menjadi dorongan moral besar bagi Semen Padang.

Baja Juga  SABULANGBENTOR - Madang Hulu, Masalah Stunting yang Mengancam Masa Depan

Laga ini diprediksi akan berjalan ketat dengan tempo tinggi. Kedua tim sama-sama memiliki motivasi besar untuk mengamankan tiga poin penting. Semen Padang akan berusaha mempertahankan rekor kandang yang belum ternoda sejak Maret. Sementara PSM mencoba menorehkan kemenangan perdana agar tidak kehilangan momentum dalam persaingan awal musim.

Jika melihat rekor pertemuan dan performa terbaru, skor tipis kemungkinan kembali menghiasi duel ini. Baik Semen Padang maupun PSM sama-sama sulit dikalahkan jika bermain dengan disiplin penuh. Dengan modal kepercayaan diri dan dukungan suporter, Semen Padang sedikit lebih diunggulkan. Namun, PSM tetap berpotensi mencuri poin bila mampu tampil efektif di depan gawang.

Duel panas antara Kabau Sirah dan Juku Eja jelas layak ditunggu. Kick-off pukul 15.30 WIB di Stadion H. Agus Salim akan menjadi panggung pembuktian siapa yang lebih tangguh di awal musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *