-MEDAN.COM,- Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Ova Emilia sedang menjadi perhatian terkait ijazah Jokowi, Presiden ke 7 RI.
Dalam sebuah rekaman video, Ova Omelia menyatakan bahwa Jokowi benar-benar lulusan UGM.
Ova Omelia juga menyatakan bahwa UGM memiliki dokumen resmi mengenai seluruh proses pendidikan Joko Widodo.
Dimulai dari tahap penerimaan di UGM, proses belajar selama menempuh gelar sarjana muda, pendidikan sarjana, KKN hingga acara wisuda.
Namun, pernyataan Ova Omelia dibantah oleh Ahli Neurosains Perilaku dr Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa.
Berdasarkan pernyataan Dokter Tifa, pernyataan Ova Emilia menyebutkan bahwa Joko Widodo bukan seorang mahasiswa yang diterima dalam Program Studi Sarjana!
Hal tersebut disampaikan Dokter Tifa di akun X-nya @DokterTifa, pada Sabtu (23/8/2025).
“Menit 01:12 “…Proses perkuliahan selama menempuh gelar Sarjana…” Hei! Artinya Rektor secara langsung menyatakan bahwa Joko Widodo bukan seorang mahasiswa yang diterima dalam program studi SARJANA!” kata Dokter Tifa.
“Apa maksudnya? Artinya, JOKO WIDODO tidak mungkin tercantum dalam daftar penerimaan Mahasiswa Baru yang lulus Ujian PP-1 yang diumumkan di Surat Kabar Nasional pada 18 Juli 1980, seperti yang disampaikan oleh BARESKRIM!” tambah Dokter Tifa.
Mengenai perdebatan terkait ijazah Jokowi, Dokter Tifa termasuk dalam pihak yang melaporkan ke polisi karena dugaan pencemaran nama baik.
Profil Ova Omelia
Ova Emilia merupakan dosen penuh bidang Ilmu Pendidikan Kedokteran di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Ia dilahirkan di Yogyakarta pada tanggal 19 Februari 1964.
Ova Omelia menjabat sebagai Rektor Universitas Gadjah Mada selama masa jabatan 2022 hingga 2027.
Ia menjadi perempuan kedua yang menjabat sebagai Rektor UGM.
Pengajaran Ova Emilia dimulai dengan gelar S1 Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran UGM (1982-1987).
Ia kemudian melanjutkan studi S2 Pendidikan Kedokteran di University of Dundee, Skotlandia pada tahun 1990, dan menyelesaikan pendidikan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi serta pendidikan subspesialis (konsultan) Obstetri dan Ginekologi Sosial di UGM.
Ia juga meraih gelar Ph.D. dari University of New South Wales, Australia. Sebelum menjabat sebagai rektor, ia pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM sejak tahun 2016.
Karier Ova Emilia di UGM sangat beragam, seperti menjadi Koordinator Modul Inovasi Pendidikan Kedokteran, Wakil Dekan untuk Bidang Akademik, serta Ketua Tim Kurikulum.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Tim Koordinator Pelaksana Program Pendidikan Dokter Spesialis, hingga akhirnya menjadi Dekan FK-KMK UGM.
Selain itu, ia pernah bertugas sebagai konsultan pengembangan izin profesi kesehatan serta standar rumah sakit pendidikan di Kementerian Kesehatan.
Di kehidupan pribadi, Ova Emilia menikah dengan Jang Keun Wong, seorang pria asal Korea Selatan yang telah memeluk agama Islam dan dikenal dengan nama Abdul Nasir.
Mereka dikaruniai empat anak.
Emilia Ova juga aktif dalam menulis buku serta jurnal internasional yang berkaitan dengan pendidikan kedokteran dan ilmu kesehatan.
Beberapa penghargaan yang pernah diraih Ova Emilia antara lain Penghargaan Dokter Kandungan Muda Terbaik (1998), Penghargaan SIDA (2006), Kuliah Terbaik UGM (2010), dan Bangga Kencana (2020).(ray/-medan.com)
Baca berita MEDAN lainnya di Google News
Ikuti pula informasi lainnya diFacebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Medan




