PGN Pasok Gas ke RS Kariadi, Hemat dan Ramah Lingkungan

Penyaluran Gas Bumi ke Rumah Sakit Terbesar di Jawa Tengah

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina telah resmi menyalurkan gas bumi ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Kariadi Semarang. Pengaliran perdana ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan efisiensi, kualitas layanan, serta keamanan operasional rumah sakit yang terbesar di Jawa Tengah.

Pengaliran gas pertama dilakukan oleh Area Head PGN Semarang, Sugianto Eko Cahyono bersama Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi Semarang, dr. Agus Akhmadi, M.Kes, pada Rabu (03/09/2025). Penyaluran ini sebenarnya dijadwalkan pada November 2025, namun berhasil dipercepat dua bulan menjadi September ini.

Sugianto Eko Cahyono menyampaikan harapan bahwa dengan suplai gas ke RSUP Dr. Kariadi Semarang, efisiensi operasional rumah sakit akan meningkat. Hal ini akan memungkinkan rumah sakit memiliki ruang lebih luas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baja Juga  Pembaruan Harga Emas Antam dan UBS 26 September 2025: Pantau Pergerakan Pasar Logam Mulia

Ia menjelaskan bahwa pasokan gas bumi PGN di Jawa Tengah sudah memiliki jaringan pipa yang terintegrasi, termasuk dari Jawa Timur. Dengan demikian, pasokan gas sangat aman dan terjamin ketersediaannya bagi masyarakat, rumah sakit, maupun industri lainnya.

“Saat ini, pasokan gas bumi kami berasal dari Kepodang. Volume kebutuhan di RSUP Dr. Kariadi Semarang per bulan mencapai 30.000–40.000 meter kubik, dan secara pasokan masih sangat cukup dan aman,” ujarnya.

Keunggulan Gas Bumi PGN

Sugianto menekankan bahwa gas bumi PGN memiliki beberapa keunggulan. Dari sisi keamanan, gas bumi PGN lebih aman karena lebih ringan dari udara. Jika terjadi kebocoran, gas akan naik ke atas, sehingga mengurangi risiko kebakaran atau ledakan.

Baja Juga  Harga HP Melonjak Murah di Poco Carnival 2025: Lihat Daftar Promo dan Spesifikasi LENGKAP

Dari segi lingkungan, emisi gas bumi lebih rendah sekitar 30–40 persen dibanding minyak atau batu bara. Sementara dari sisi harga, gas bumi PGN relatif lebih kompetitif, sehingga memberikan dampak efisiensi yang lebih besar.

Selain itu, PGN memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun industri yang ingin menggunakan gas bumi. Saat ini, PGN telah melayani lebih dari 16 ribu pelanggan rumah tangga, 44 pelanggan industri, serta rumah sakit besar seperti RS Panti Wilasa dan RSUP Dr. Kariadi Semarang.

Ekspansi ke Kawasan Industri

PGN juga memiliki rencana ekspansi ke sejumlah kawasan industri di Kendal, Batang, Semarang, Demak, Tegal, hingga Pekalongan. Hal ini bertujuan untuk memperluas akses dan manfaat penggunaan gas bumi di berbagai wilayah.

Baja Juga  Pemkot Bandung Cek Kebun Sabun Brotherhood yang Viral

Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi Semarang, dr. Agus Akhmadi, M.Kes, menyampaikan bahwa penggunaan gas bumi memberi dampak signifikan terhadap efisiensi biaya operasional rumah sakit. Penghematan bisa mencapai hingga 60%.

“Biaya bahan bakar solar dan LPG sebelumnya mencapai Rp 510 juta per bulan. Kini, penghematan mencapai sekitar Rp290 jutaan per bulan. Setahun, penghematan hampir Rp3 miliar yang bisa dialokasikan untuk investasi peralatan medis,” jelasnya.

Gas bumi PGN akan digunakan di fasilitas vital seperti laundry dan bagian gizi. Dengan 1.221 tempat tidur serta kebutuhan memasak tiga kali sehari untuk pasien, efisiensi ini membuka ruang fiskal yang lebih besar untuk peningkatan pelayanan.

“Kami sangat berterima kasih dengan dukungan PGN. Rumah sakit dapat menjalankan operasional secara lebih efisien, aman, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *