JAMBI.COM – Perkara hukum yang melibatkan artis Nikita Mirzani kembali mendapat perhatian masyarakat.
Kali ini, aktor sekaligus pembawa acara Denny Sumargo turut menyampaikan pendapatnya.
Ia menyampaikan pendapatnya mengenai perbedaan antara opini masyarakat dan proses hukum yang sebenarnya.
Diketahui, kasus ini dimulai ketika Nikita Mirzani memposting ulasan negatif mengenai produk perawatan kulit yang dimiliki oleh dokter sekaligus pengusaha kecantikan, Reza Gladys, di akun TikTok-nya.
Merasa mengalami kerugian, Reza Gladys menghubungi Nikita Mirzani.
Namun kejadian tersebut akhirnya menimbulkan dugaan pemerasan serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Akibatnya, Nikita Mirzani dan asistennya, Mail Syahputra, kini memiliki status sebagai tersangka di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Meskipun banyak orang percaya Nikita Mirzani tidak bersalah, Denny Sumargo menegaskan bahwa dukungan masyarakat tidak sama dengan keputusan hukum.
“Memang kolom komentar yang pro terhadap NM lebih banyak. Namun ingat, peradilan dengan opini publik berbeda, meskipun bisa saling memengaruhi,” ujar Denny Sumargo, sebagaimana dilansir dari kanal YouTube Intens Investigasi.
Basketis berusia 43 tahun ini menegaskan bahwa apa yang terjadi di ruang sidang adalah masalah hukum murni yang harus dibuktikan secara rinci sesuai dengan dakwaan dan pasal yang dikenakan.
Hakim akan meninjau perkara ini dari sudut pandang hukum, bukan dari perspektif opini masyarakat yang berkembang.
Denny juga menyoroti tanggung jawab besar yang diemban oleh hakim dan penuntut umum (JPU) dalam perkara ini.
Ia menyatakan bahwa mereka tidak akan mengambil keputusan secara sembarangan.
Denny bahkan mengingatkan bahwa cerita yang tidak hati-hati dari masyarakat bisa berubah menjadi masalah hukum baru bagi pihak-pihak tertentu.
“Semua hakim dan jaksa penuntut umum pasti akan memiliki tanggung jawab. Ketika muncul narasi bahwa ‘Oh ada dugaan,’ tidak mungkin mereka tidak menyadari bahwa mereka juga bisa terlibat dalam kasus yang lebih serius jika mereka diindikasikan oleh pihak-pihak tertentu,” tutup suami Olivia Allan ini.
Ringkasan Kasus Nikita Mirzani vs Reza Gladys
Perselisihan antara Nikita Mirzani dan dokter kecantikan Reza Gladys berawal dari dugaan pernyataan Nikita yang menyentuh produk perawatan kulit milik Reza di media TikTok.
Merasa perlu menyelesaikan masalah, Reza berusaha menghubungi Nikita melalui asisten artis tersebut, Ismail Marzuki atau dikenal sebagai Mail, pada 13 November 2024. Ia menyatakan hanya ingin melakukan kunjungan silaturahmi.
Namun, niat baik itu malah berakhir dengan tanggapan yang tidak menyenangkan.
Reza Gladys mengakui menerima ancaman dari Nikita, yang menyatakan akan membuka masalah tersebut di media sosial jika pertemuan tidak diiringi dengan uang.
Akhirnya, Reza memberikan uang senilai Rp2 miliar kepada Nikita. Meskipun demikian, Reza merasa dirinya menjadi korban pemerasan dan mengalami kerugian yang besar.
Berdasarkan hal tersebut, ia kemudian melaporkan dugaan pemerasan tersebut ke Polda Metro Jaya pada 3 Desember 2024.
Lihat berita terkini dari jambi.com diGoogle News
Artikel ini telah dipublikasikan di news.com dengan judulBanyak Dukungan Masyarakat Terhadap Nikita Mirzani, Denny Sumargo Ingatkan Bahwa Peradilan Berbeda dengan Pendapat Umum




