Mimbar Musala Ponpes Al Khoziny Viral, Basarnas: Itu di Gedung Lain!

MediaPresisi.comDi tengah insiden runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo pada Senin (29/9) lalu, beredar luas di media sosial video yang menunjukkan mimbar Musala tetap berdiri tegak.

Tempat imam memimpin salat tetap berada dalam kondisi asli, meskipun bangunan-bangunan di sekitarnya rusak setelah gedung empat lantai tersebut runtuh. Kejadian ini langsung menarik perhatian netizen.

“Subhanallah…begitulah kondisi mimbar mushola Al Khoziny. Masih utuh, lihat jam dan kipas angin!” tulis akun TikTok @begurungaji. Unggahan tersebut viral dan telah dilihat oleh lebih dari 97 ribu akun, dilaporkan pada Rabu (8/10).

Berdasarkan pantauan MediaPresisi.com di lokasi setelah operasi pencarian dan pertolongan selesai, puing-puing bangunan yang roboh telah bercampur dengan tanah. Secara sekilas, tampak area mimbar atau tempat imam salat sedikit menjorok ke sisi barat bangunan.

Baja Juga  Momen Haru: Nyak Sandang Elus Badan Prabowo

Tepatnya di dekat area A2 atau bagian belakang yang menghadap langsung ke dinding asrama. Area ini menjadi perhatian utama tim SAR gabungan, yang diduga banyak korban terjebak di sana.

Kepala Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Yudhi Bramantyo menyebutkan beberapa santri yang berada di barisan depan, dekat dengan mimbar imam, berhasil melarikan diri sendiri dari kejadian maut tersebut.

“Sebenarnya mimbar berada di tempat yang terpisah, bangunannya juga terpisah. Bukan di gedung tersebut, bukan saat bangunan yang roboh. Jadi memang dalam keadaan yang utuh,” kata Bramantyo kepada MediaPresisi.com, Rabu (8/10).

Namun, netizen percaya bahwa mimbar yang masih berdiri tegak menjadi lambang kekuatan iman, di mana satu sudut kecil tempat ibadah menjadi saksi bisu di tengah tragedi mengerikan tersebut.

Baja Juga  Utang Menggunung, Evergrande Dikeluarkan dari Bursa Hong Kong

“Subhanallah, yang lainnya roboh, tetapi mimbar dan buku berharga ini selamat dari puing-puing,” tulis akun TikTok @muhammad*** dalam unggahannya.

Kronologi Singkat 

Gedung empat lantai yang digunakan sebagai mushola di kawasan Pondok Pesantren Al Khoziny tiba-tiba roboh pada Senin (29/9) sekitar pukul 15.35 WIB.

Insiden mengerikan terjadi ketika para santri sedang melaksanakan Salat Asar berjamaah di rakaat kedua. Akibatnya, banyak santri terjebak dalam puing-puing bangunan.

Setelah 9 hari berjuang mengangkat korban yang terkubur dalam puing-puing, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan pada Selasa (7/10) pukul 10.00 WIB.

Data terbaru, jumlah korban dalam bencana non alam ini mencapai 171 orang, yang terdiri dari 104 korban selamat dan 67 korban meninggal, termasuk 8 bagian tubuh. Dari ratusan korban yang meninggal, sebanyak 34 telah berhasil diidentifikasi.

Baja Juga  Live Streaming Newcastle Vs Liverpool, Tonton di Sini Liga Inggris via HP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *