Kehidupan yang Penuh Harapan dari Dua Bocah di Gowa
Dua bocah kecil asal Gowa, Sulawesi Selatan, kini menjadi perhatian publik setelah aksi mereka mengumpulkan sisa makanan usai perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Lapangan Hasanuddin. Aksi sederhana mereka justru menarik perhatian banyak orang hingga viral di media sosial. Bahkan, tindakan mereka mendapat apresiasi dari pihak berwenang, termasuk Kapolres Gowa.
Video yang menampilkan dua anak kecil sedang mengumpulkan sisa kue dari kardus yang berhamburan di antara kursi tamu, langsung menarik perhatian warganet. Mereka memungut sisa makanan yang ditinggalkan oleh para tamu yang sudah pulang. Aksi ini terlihat begitu sederhana, namun memiliki makna yang dalam.
Video tersebut pertama kali dibagikan oleh akun TikTok Radio Malam dan langsung ditonton lebih dari 10,4 juta kali hanya dalam waktu 10 jam. Di Instagram, unggahan serupa yang dibagikan oleh akun @feedgramindo juga mendapatkan perhatian besar. Video itu telah ditonton sebanyak 331 ribu kali, dibagikan lebih dari 4.700 kali, serta disimpan lebih dari 2.800 pengguna.
Dua anak dalam video itu diketahui bernama Syamsul (7) dan Muh Aidil (7). Syamsul masih duduk di kelas 1, sedangkan Aidil sudah kelas 2 di SD Inpres Bertingkat, Gowa. Keduanya tinggal di Komplek Agus Salim, Jalan Beringin, Kecamatan Somba Opu. Rumah mereka berjarak sekitar 1,3 kilometer dari Lapangan Hasanuddin, dan keduanya berjalan kaki menuju tempat upacara.
Syamsul dan Aidil mengaku kaget setelah tahu bahwa aksi mereka bisa menjadi viral. Keduanya baru sadar setelah ditunjukkan oleh kakak Syamsul, Mila (18). “Tadi pi saya tahu, saya lihat di hapenya kak,” kata Syamsul polos.
Kisah dua anak kecil itu juga sampai ke telinga Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman. Ia pun memberikan hadiah berupa sepeda dan perlengkapan sekolah untuk Syamsul dan Aidil. “Alhamdulillah, sesuai janji, kami berikan sepeda agar bisa mereka gunakan berangkat ke sekolah. Kalau biasanya mereka jalan kaki, sekarang bisa naik sepeda, lebih cepat dan tidak terlalu lelah,” ujar Aldy.
Selain sepeda, Kapolres juga membekali mereka dengan tas sekolah berisi seragam baru, buku, dan alat tulis. Momen mengharukan terjadi saat Kapolres bertanya soal cita-cita keduanya. Dengan polos, Syamsul dan Aidil kompak menjawab ingin menjadi polisi.
“Tujuannya satu, untuk memotivasi agar mereka bisa rajin belajar. Supaya cita-citanya, insya Allah, bisa tercapai,” ucap Aldy sambil tersenyum.
Kapolres bahkan mengajak Syamsul dan Aidil duduk di kursi kerjanya, lalu memberikan mainan helikopter kesayangannya. Tak hanya itu, mereka juga pulang membawa sembako, beras, dan uang tunai, serta mendapat pengawalan khusus dari Patwal Polres Gowa.
Pada malam sebelumnya, AKBP Aldy menyempatkan diri datang langsung ke kediaman Syamsul dan Aidil. Alumni Akpol angkatan 2006 itu tiba sekitar pukul 22.10 Wita usai berdinas. Ia masih mengenakan seragam polisi dan didampingi oleh Kasat Intel Iptu Syahrial Yuzdiansyah serta Kasat Binmas AKP Alhabsi.
Dalam kunjungannya, Aldy menyerahkan paket sembako untuk keluarga Syamsul dan Aidil, yang disambut haru dengan senyum hangat dari orang tua kedua bocah tersebut. Ayah Syamsul, Daeng Ngempo, tak menyangka anaknya bisa viral hingga dikunjungi langsung Kapolres Gowa. Kedua keluarga merasa terharu dan bangga, apalagi Syamsul dan Aidil kini semakin bersemangat mewujudkan cita-citanya menjadi polisi.




