Jalan Tol Kota Dialihkan Akibat Demo Ricuh di Depan DPR

Aksi Demonstrasi di Sekitar Gedung DPR/MPR RI Berdampak pada Lalu Lintas Jakarta

Aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, pada Senin (25/8/2025) menyebabkan gangguan signifikan terhadap arus lalu lintas di kawasan Senayan dan sekitarnya. Banyak ruas jalan ditutup sementara kendaraan dari Tol Dalam Kota dialihkan ke jalur arteri untuk menghindari kemacetan.

Polda Metro Jaya melalui akun resmi X @TMCPoldaMetro memberikan informasi terkini tentang rekayasa lalu lintas. Pada pukul 16.50 WIB, kendaraan dari Tol Dalam Kota Tegal Parang dialihkan ke jalur arteri karena massa aksi telah memasuki ruas tol depan DPR/MPR RI. Beberapa jam kemudian, pada pukul 17.39 WIB, pengalihan kembali dilakukan di Exit RS Dharmais arah Pancoran dengan kendaraan diarahkan keluar dari jalur arteri.

Baja Juga  Tragedi Kampanye Vijay: 39 Tewas, Puluhan Luka-Luka

Polisi mengimbau para pengendara agar tetap bersabar dan berhati-hati dalam menghadapi situasi ini. Mereka juga menekankan pentingnya menjaga keselamatan diri dan tidak mengganggu proses pengalihan lalu lintas yang sedang berlangsung.

Penutupan Akses Jalan Gatot Subroto

Kericuhan yang terjadi di sekitar Gedung DPR/MPR RI menyebabkan kemacetan parah di Jalan Gerbang Pemuda hingga sejauh 500 meter. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, turun langsung mengimbau pengendara agar tidak berhenti di flyover dan tetap melanjutkan perjalanan.

“Yang masih pakai motor di flyover maju, ini bukan tontonan. Silakan jalan, jangan berhenti,” ujar Susatyo dari mobil komando. Ia menegaskan bahwa area tersebut bukan tempat untuk menonton atau berhenti.

Kepala Bagian Operasi Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefadus, menyatakan bahwa arus lalu lintas dari arah Semanggi menuju Slipi dialihkan melalui Benhil. Ia juga mengatakan bahwa Jalan Gatot Subroto depan DPR tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

Baja Juga  Menelusuri Jejak Sejarah GOR Haji Agus Salim! Kandang Semen Padang yang Dibangun pada 1983

Situasi Demo Ricuh pada Senin Sore

Situasi semakin memanas ketika massa aksi berlarian hingga ke rel kereta di bawah flyover Pejompongan. Mereka memanjat pagar pembatas, melempari aparat dengan batu yang diambil dari rel, dan sebagian membawa bendera Merah Putih serta bendera bergambar karakter anime One Piece.

Aparat berpakaian loreng lengkap dengan tameng dan pelindung kepala menghadapi serangan tersebut. Polisi membalas dengan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa. Sejumlah peserta aksi diduga merupakan pelajar karena terlihat mengenakan seragam putih abu-abu dan menutup wajah dengan masker hitam.

Aksi massa pada 25 Agustus 2025 ini membawa berbagai tuntutan, mulai dari pembubaran DPR, desakan pengesahan RUU Perampasan Aset, penolakan komersialisasi pendidikan, hingga penolakan politik dinasti. Kericuhan sempat pecah ketika massa mendorong pagar besi dan merusak barikade beton TransJakarta di depan gedung DPR.

Baja Juga  Bupati Kupang Dukung 14 Peserta PKA XVII 2025

Lemparan batu ke arah aparat membuat polisi menembakkan gas air mata untuk mengendalikan situasi, termasuk saat massa mencoba masuk ke ruas Tol Dalam Kota. Hingga Senin sore, polisi masih melakukan pengalihan arus lalu lintas untuk menghindari kepadatan di sekitar Gedung DPR.

Saran bagi Pengendara

Pengendara disarankan untuk memilih jalur alternatif dan memantau perkembangan terbaru melalui kanal resmi @TMCPoldaMetro atau aplikasi navigasi lalu lintas. Mereka juga diminta untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk petugas lalu lintas agar dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *