Hingga Hari Ketiga, 5 Orang Tewas dalam Tragedi Runtuhnya Bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

MediaPresisi.comPada hari ketiga pencarian korban yang terkubur di reruntuhan bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (1/10), paling sedikit lima korban dilaporkan meninggal dunia.

Data sementara menyebutkan bahwa jumlah korban dalam tragedi mencapai 108 orang. Dengan rincian 103 korban selamat dan 5 korban meninggal. Selanjutnya, 18 korban dievakuasi oleh Tim SAR dan 90 orang melakukan evakuasi mandiri.

“Maka pada hari pertama ada tiga (korban meninggal). Kemudian hari ini, sore satu dan malam ini satu, jadi total lima orang (yang meninggal),” ujar Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksma TNI Yudhi Bramantyo.

Pada hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 7 korban. Dengan rincian 5 korban selamat dan 2 korban meninggal. Mereka ditemukan di area A1 dan A4.

Baja Juga  OJK Mengapresiasi Program Literasi Keuangan PNM di Penghargaan Literasi Keuangan 2025

Sebagai informasi, SAR membagi bangunan yang runtuh menjadi 4 zona, yaitu zona A1 (dekat pintu masuk), zona A2 (bagian belakang dan menghadap langsung ke dinding asrama), zona A3 (bagian atas), dan zona A4 (sisi kanan A1, di bawah puing beton).

“Sampai saat ini, kendala yang dihadapi petugas sama seperti kemarin, kami masih menggunakan terowongan (parit) yang tadi pagi, hanya saja kita berbelok ke kanan untuk arah A4 tadi,” tambahnya.

Saat ditanya mengenai jumlah korban yang diduga masih hidup di bawah puing bangunan, Bramantyo belum dapat memastikannya. Jelasnya, hingga saat ini, pihaknya belum menggunakan alat berat, meskipun dua ekskavator telah siap sejak Senin (29/9).

Baja Juga  Neurosains di Balik Commuting, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Otak Kita?

Karena jika menggunakan alat berat, khawatir dapat menyebabkan bangunan tersebut kembali roboh dan berdampak pada bangunan sekitarnya.

Jumlah korban tewas hingga hari ketiga pencarian, Rabu (1/10) pukul 21.00 WIB:

1. Maulana Affan, berusia 15 tahun, warga Kalianyar Kulon, Pabean, Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya (RSI Siti Hajar)

2. Mochammad Mashudul Haq, berusia 14 tahun, tinggal di Kali Kendal, Dukuh Pakis, Surabaya. (RSUD Notopuro Sidoarjo)

3. Muhammad Soleh, berusia 22 tahun, tinggal di Tanjung Pandan, Bangka Belitung. (RSUD Notopuro Sidoarjo)

4. Tuan X ditemukan pada hari Rabu (1/10) pukul 14.48 WIB. (RSI Siti Hajar)

5. Tuan X, ditemukan pada hari Rabu (1/10) pukul 19.01 WIB. (RSI Siti Hajar)

Baja Juga  Kemenperin Bongkar Kekacauan Industri Tekstil: Produsen Minta Perlindungan, Impor Melonjak 239 Persen

Sebagai informasi, kejadian memilukan ini terjadi pada hari Senin (29/9) sekitar pukul 15.35 WIB. Gedung empat lantai tersebut runtuh saat santri dari Pondok Pesantren Al Khozini sedang melaksanakan Salat Asar rakaat kedua di lantai satu.

Sampai saat ini, dua korban meninggal yang terkait dengan Mr. X masih dalam proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Jawa Timur. Tim SAR masih menunggu hasil dari identifikasi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *