Hari Ini, KPK Periksa Lisa Mariana sebagai Saksi Kasus Bank BJB

Pemanggilan Selebgram Lisa Mariana dalam Kasus Korupsi Bank BJB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil selebgram ternama, Lisa Mariana, untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Pemeriksaan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Lisa akan dimintai keterangan terkait aliran dana non-budgeter yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tersebut. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa pihaknya yakin Lisa akan hadir dan bersedia memberikan informasi yang dibutuhkan oleh penyidik.

“Kami meyakini saudari LM (Lisa Mariana) akan hadir dan membantu KPK untuk memberikan keterangan-keterangan yang dibutuhkan penyidik. Sehingga kita bisa efektif melakukan penyidikan perkara ini,” ujar Budi saat berbicara di Gedung C1 KPK, Kamis (21/8/2026).

Baja Juga  Hasil Kerja Keras 5 Shio Ini Buahkan Keberuntungan di Akhir Agustus 2025, Banjir Rezeki Deras Mengalir Tanpa Diduga

Pemanggilan Lisa Mariana dilakukan karena KPK sedang mendalami aliran dana yang tidak berasal dari anggaran resmi. Dalam penjelasannya, Budi mengatakan bahwa informasi yang diberikan oleh saksi akan sangat membantu penyidik dalam mengungkap fakta-fakta terkait kasus ini.

“Tentu pemanggilan yang bersangkutan nanti di hari Jumat sangat dibutuhkan dan informasi-informasi yang nanti disampaikan oleh saksi tentu akan sangat membantu bagi penyidik untuk kemudian bisa mengungkap dan membuat terang perkara ini,” katanya.

Meski demikian, Budi belum dapat memastikan apakah ada dugaan aliran dana dari mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ke Lisa Mariana. Penyidik masih meneliti peruntukan dana non-budgeter tersebut.

“KPK juga terus mendalami terkait dengan dugaan aliran yang dikelola di dana non-budgeter di korupsi BJB ini, ini untuk apa saja, untuk siapa saja, artinya apa? Artinya KPK sedang melakukan follow the money,” ujarnya.

Baja Juga  1.700 Rekening dan Polis Terdaftar Selama BLK 2025, OJK Sulteng Perluas Akses ke Daerah Terpencil

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi dan Pejabat Pembuat Komitmen sekaligus Kepala Divisi Corsec BJB Widi Hartoto. Selain itu, pengendali agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan, pengendali agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress Suhendrik, serta pengendali Cipta Karya Sukses Bersama Sophan Jaya Kusuma.

Penyidik KPK memperkirakan kerugian negara akibat dugaan korupsi di Bank BJB mencapai Rp 222 miliar. Hal ini menunjukkan betapa besar dampak dari tindakan korupsi yang dilakukan dalam pengadaan iklan tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan tokoh-tokoh penting dan institusi keuangan. KPK berkomitmen untuk terus mengungkap fakta-fakta terkait kasus ini dan memastikan adanya keadilan dalam proses hukum. Pemanggilan Lisa Mariana merupakan bagian dari upaya KPK untuk menuntaskan penyidikan secara transparan dan akurat.

Baja Juga  Harga BBM Pertamina 1 Oktober 2025: Pertalite Stabil, Pertamax Bagaimana?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *