JATIM.COM– Kumpulan berita yang sedang viral di media sosial, termasuk dalam berita viral terpopuler,Senin 25 Agustus 2025.
Berita pertama, seorang guru mengancam menjerat murid SD saat upacara bendera, menjadi viral di media sosial.
Terdapat pula berita mengenai sosok Sultan Kemenaker yang memberikan sepeda motor Ducati kepada mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG) atau dikenal dengan nama Noel.
Terdapat pula berita mengenai anak-anak dari Kampung Tanjung, Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang menyeberangi sungai untuk pergi ke sekolah.
Berikut selengkapnya berita paling viral hari ini, Senin (25/8/2025) di Jatim.com.
1. Tokoh Guru Ancam Menekan Siswa SD Saat Upacara, Mengajak Guru Lain Melaporkan Bupati, Kini Dilaporkan ke Polisi
Video guru mengancam menjerat siswa sekolah dasar (SD) saat upacara bendera, menjadi viral di media sosial.
Tindakan guru tersebut berhasil dicegah oleh rekan guru lain.
Anak-anak siswa SD yang mengikuti upacara bendera langsung berlarian pergi karena merasa takut. Mereka lari ke sana kemari, beberapa di antaranya bahkan menangis dengan sangat heboh.
Peristiwa tersebut berlangsung di Sekolah Dasar Negeri 9 Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung pada tanggal 28 Juli 2025 lalu.
Guru yang menekan dan memegang leher muridnya adalah Harimini atau H.
Ibu Guru H ternyata pernah menerima peringatan sebelum kejadian yang viral, yaitu saat ia hendak mencubit siswa tersebut.
Bahkan dia pernah diistirahatkan sementara.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pesawaran, Anca Martha Utama, mengakui terjadinya kejadian seorang guru yang hendak mencubit muridnya.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan adalah lembaga pemerintah di tingkat daerah yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab dalam penyelenggaraan serta pengelolaan pendidikan dan kebudayaan di wilayahnya.
“Yang bersangkutan langsung melakukan ancaman terhadap guru dan siswa, bahkan sampai nekat mengancam secara lisan akan memegang leher seorang murid tanpa alasan yang jelas,” ujar Anca, Minggu (24/8/2025), dilansir dari Lampung.co.id.
Sebelum kejadian ini terjadi, ternyata H pernah menerima peringatan karena melanggar disiplin.
Baca selengkapnya
2. Tokoh dan Kekayaan Sultan Kemnaker yang Memberi Ducati kepada Noel, Menerima Uang Pemerasan Sebesar Rp69 Miliar

Tersangka dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di Kementerian Ketenagakerjaan masih menjadi perhatian publik.
Badan Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG) yang dikenal dengan nama Noel.
Selain itu, terdapat Irvian Bobby Mahendro Putro (IBM) yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Selanjutnya, Irvian adalah mantan bawahan Noel.
Dijuluki Raja, Berikan Motor Ducati
Ia dipanggil Sultan di Kemnaker, bahkan memberikan sepeda motor besar mewah merek Ducati kepada Noel.
Hal tersebut diketahui setelah Noel diperiksa pasca ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 20-21 Agustus lalu.
“IEG menyebut IBM sebagai ‘Sultan’, yang mengacu pada seseorang yang memiliki banyak uang di Direktorat Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Tenaga Kerja serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto, Sabtu (23/8/2025), dilansir Antara, dikutip dari Kompas.com.
Baca selengkapnya
3. Setiap Hari Siswa Sekolah Dasar Berpegangan Tangan Melewati Sungai Untuk Pergi Ke Sekolah, Kirim Pesan Kepada Gubernur

Anak-anak di Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, harus berjuang keras dalam memperoleh ilmu pendidikan.
Karena setiap hari mereka harus turun dan menyeberangi Sungai Cikarang agar bisa sampai ke sekolah.
Mereka harus berjuang menghadapi derasnya air Sungai Cikarang agar bisa pergi ke sekolah.
Usaha mereka dalam mengakses pendidikan dasar dan menengah tidak boleh dianggap remeh.
Tangan kecil anak-anak dari Kampung Tanjung saling menggenggam erat saat melintasi Sungai Cikarang yang memiliki arus cukup kencang.
Beberapa di antaranya juga dibawa oleh orang tua mereka hingga diangkat saat menyeberangi Sungai Cikarang agar bisa melanjutkan sekolah.
Hal itu terpaksa mereka lakukan karena jalan yang hanya berupa jembatan gantung tersebut hilang terbawa banjir bandang yang melanda Sungai Cikarang pada masa itu.
Informasi diperoleh dari Cirebon, jembatan gantung tersebut rusak akibat banjir pada Maret 2025.
Baca selengkapnya
—
Berita Jatim dan Berita Viral lainnya
Informasi terlengkap dan menarik lainnya di GoogleNewsJatim.com




