Ringkasan Berita:– AP, seorang perempuan muda berusia 22 tahun, meninggal dunia dalam keadaan hamil.
– Selain itu, perempuan muda tersebut juga ditemukan dengan tangan terikat dan mulutnya ditutup. – Di samping itu, wanita muda itu ditemukan dalam keadaan tangan terikat dan mulutnya dibungkus. – Selain itu, perempuan muda tersebut ditemukan dengan tangan diikat dan mulutnya disumpal. – Selain itu, wanita muda itu ditemukan dalam posisi tangan terikat dan mulut tertutup.– Setelah dilakukan penyelidikan, korban ditemukan tewas akibat dicekik dan terdapat luka pada bagian paha.
MEDIAPRESISI.COM – Berikut adalah fakta-fakta mengenai wanita muda yang meninggal di kamar hotel, ternyata sedang hamil dengan mulutnya tertutup pakaian dalam.
Seorang perempuan muda menimbulkan kegaduhan setelah ditemukan tewas di kamar hotel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Ilir Timur II Palembang.
Kondisi perempuan muda tersebut diketahui belakangan sedang dalam masa kehamilan awal.
Selain itu, ternyata perempuan muda tersebut ditemukan dalam keadaan telanjang.
Mulutnya tertutup pakaian dalam. Inisialnya AP, berusia 22 tahun.
Berikut adalah fakta-fakta mengenai seorang wanita muda yang ditemukan meninggal di kamar hotel Palembang, berdasarkan laporan dari Sumsel
Sedang hamil
Ahli forensik mengungkap kondisi jenazah seorang perempuan muda yang ditemukan meninggal di kamar hotel.
Korban diduga sedang dalam kondisi mengandung ketika meninggal dunia.
Diketahui tersangka dengan inisial AP (22) yang merupakan warga dari Jalan Tegal Binangun, Kecamatan Plaju.
Hal ini diungkapkan oleh dokter Indra Nasution setelah melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban di Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Sabtu (11/10/2025) malam.
“Kemungkinan korban sedang dalam masa kehamilan trimester pertama, karena saat payudaranya ditekan terdapat cairan yang keluar,” kata dokter Indra.
Mulut disumpal baju dalam
Di leher korban terdapat tanda-tanda dihimpit atau ditekan, serta mulutnya ditutup dengan menggunakan pakaian dalam baju.
Tangan korban juga diborgol dengan menggunakan hijabnya.
“Ada bekas seperti tertekan di lehernya, mungkin untuk memasukkan benda ke mulut. Kemudian mulutnya ditutup dengan pakaian dalam. Kedua tangannya diikat menggunakan jilbabnya,” katanya.
Saat dilakukan pemeriksaan dan pengamatan terhadap kondisinya, dokter memberikan perkiraan bahwa korban telah meninggal lebih dari 12 jam sejak ditemukan.
Lebih dari 12 jam karena bekas luka pada tubuhnya sudah menghilang. Dugaan kemarin (kematian),” singkatnya.
Ada Luka di Paha
Dokter Indra menyebutkan bahwa darah yang ditemukan di area paha dan panggul tidak dapat dipastikan berasal dari korban atau justru pelaku.
Karena di bagian tersebut juga tidak ditemukan luka.
“Darah itu mungkin darah dari pelaku atau korban. Karena tidak ada luka di area tersebut,” ujarnya.
Awal mula ketahuan
Sebelumnya, korban pertama kali ditemukan oleh seorang karyawan hotel yang ingin memeriksa kamar korban, karena sudah waktunya untuk check out.
Pintu kamar tertutup rapat dari dalam.
“Pintu dibuka menggunakan kunci cadangan. Diketahui pukul 3 sore, karena tidak keluar-keluar diperkirakan apakah masih melanjutkan (menginap) atau tidak,” katanya.
Mengenai penyebab kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan dan autopsi yang akan dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.
“Kami masih menantikan petunjuk dari pimpinan berikutnya. Tanda-tanda (kematian) masih dalam penyelidikan, menunggu pihak keluarga di RS Bhayangkara,” tutupnya.
(*/ -medan.com)
Baca berita MEDAN lainnya di Google News
Ikuti pula informasi lainnya di Facebook, Instagram, Twitter, dan WA Channel
Berita terkini lainnya di Medan




