Peran dan Dedikasi FX Hadi Rudyatmo dalam PDIP
Sekretaris DPC PDIP Kota Solo, Teguh Prakosa, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sedang mendorong agar Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, dilantik secara definitif sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Tengah. Saat ini, FX Rudy menjabat sebagai Plt. DPD PDIP Jawa Tengah menggantikan Bambang Wuryanto atau yang dikenal dengan sebutan Bambang Pacul.
“Kami mendorong hal ini. Solo mengusulkan hal tersebut ke DPP. Siapa pun calon yang lain juga menyampaikan ke sana sekaligus berjuang untuk menjadi definitif DPD,” ujar Teguh saat dihubungi.
Menurut Teguh, FX Rudy layak naik jabatan ke tingkat yang lebih tinggi karena dedikasinya di partai berlambang banteng yang tidak diragukan lagi. “Sudah 5 kali. Kalau DPC lagi 6 periode. Yang lain sudah ke DPD semua. Kasih penghargaan kader taat, loyal, dedikasi tinggi,” jelas Teguh.
Tunjukannya sebagai Plt. DPD PDIP Jawa Tengah diharapkan menjadi jembatan bagi FX Rudy untuk nantinya diangkat secara definitif. “Semoga ini menjadi jalan Plt ini menuju definitif. Harapan saya begitu,” ungkap Teguh.
Kandidat Pengganti di DPC PDIP Kota Solo
Untuk mengisi pucuk pimpinan di DPC PDIP Kota Solo, menurut Teguh, masih banyak kandidat yang bisa diandalkan. “Solo masih banyak. Nanti tinggal perkembangan seperti apa. Kita ditaruh dimana pun tidak masalah yang penting tetap PDI Perjuangan,” jelas Teguh.
Profil FX Hadi Rudyatmo
Fransiskus Xaverius Hadi Rudyatmo, atau yang akrab disapa FX Hadi Rudyatmo, adalah sosok politisi Indonesia yang dikenal luas karena kiprahnya sebagai Wali Kota Surakarta selama dua periode. Lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 13 Februari 1960, Rudyatmo merupakan kader senior dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Latar Belakang dan Pendidikan
- SD Kanisius Surakarta (1967–1973)
- SMP Negeri 6 Surakarta (1973–1976)
- STM Penerbangan (1976–1979)
Meski tidak memiliki latar belakang pendidikan politik, Rudyatmo memulai kariernya sebagai tukang las dan sempat bekerja di perusahaan farmasi dan makanan PT Konimex.
Karier Politik
Perjalanan politik Rudyatmo dimulai dari akar rumput:
- Ketua RT di lingkungan tempat tinggalnya
- Ketua LPMK Pucangsawit (1993–2006)
- Ketua DPC PDIP Surakarta (2000–sekarang)
Ia terpilih sebagai anggota DPRD Kota Surakarta pada Pemilu 2004. Kariernya melesat saat mendampingi Joko Widodo sebagai Wakil Wali Kota Surakarta periode 2005–2010 dan 2010–2012.
Ketika Jokowi maju sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2012, Rudyatmo menggantikan posisi sebagai Wali Kota Surakarta dan dilantik pada 19 Oktober 2012. Ia kemudian terpilih kembali untuk periode 2016–2021.
Rudyatmo sempat menjadi sorotan karena dukungannya terhadap Ganjar Pranowo sebagai capres 2024, yang berujung pada peringatan dari Dewan Kehormatan DPP PDIP karena dianggap melanggar disiplin partai. Ia juga pernah diisukan akan menjabat sebagai Menteri Sosial menggantikan Juliari Batubara.




