Daftar Korban Jiwa Akibat Kerusuhan Demonstrasi Sejak 25 Agustus

Demo Berujung Ricuh di Indonesia: Daftar Korban dan Kondisi Terkini

Demo yang berlangsung di beberapa daerah Indonesia sejak 25 Agustus lalu telah memicu kerusuhan yang mengakibatkan sedikitnya 10 orang meninggal dunia. Data dari Kementerian Dalam Negeri menunjukkan bahwa terdapat 107 titik unjuk rasa yang dilakukan selama periode tersebut. Aksi demonstrasi ini mencerminkan berbagai keluhan masyarakat, mulai dari tuntutan terkait tunjangan anggota DPR hingga isu reformasi Polri dan pengesahan UU Perampasan Aset.

Korban jiwa yang tercatat dalam aksi unjuk rasa berujung ricuh ini bervariasi berdasarkan lokasi dan kondisi kejadian. Berikut adalah daftar lengkap korban yang meninggal dunia:

1. Affan Kurniawan (Jakarta)

Affan, seorang pengemudi ojek online, meninggal pada 28 Agustus setelah tertabrak kendaraan taktis Brimob saat kerusuhan berlangsung di Jalan Bendungan Hilir. Ia tidak terlibat langsung dalam aksi demonstrasi, tetapi berada di tengah kerumunan setelah mengantarkan pesanan makanan.

Baja Juga  Kisah Pemecatan Bambang Pacul dan Olly dari Kursi Ketua DPD PDI-P

2. Andika Lutfi Falah (Jakarta)

Andika, seorang siswa SMK Negeri 14 Kabupaten Tangerang, meninggal pada 31 Agustus setelah mengalami cedera parah akibat benturan benda tumpul. Ia dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

3. Rheza Sendy Pratama (Yogyakarta)

Seorang mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta meninggal dunia dengan kondisi tubuh penuh luka. Ia meninggal di RSUP Dr Sardjito pada 31 Agustus.

4. Sumari (Solo)

Tukang becak berusia 60 tahun ini meninggal karena sesak napas dan serangan asma akibat menghirup gas air mata saat kericuhan berlangsung di Bundaran Gladak dan Balai Kota Solo pada 29 Agustus.

5. Saiful Akbar (Makassar)

Saiful, seorang pelaksana tugas Kepala Seksi Kesra Kecamatan Ujung Tanah, meninggal saat aksi demonstrasi berlangsung di Gedung DPRD Makassar yang terbakar.

Baja Juga  Semen Padang FC Vs PSM Makassar: Kondisi Tim,Prediksi Skor,Line Up,Misi Menang Juku Eja

6. Muhammad Akbar Basri (Makassar)

Pria berusia 26 tahun ini meninggal dunia karena terjebak di Gedung DPRD Makassar. Ia merupakan staf DPRD Makassar.

7. Sarina Wati (Makassar)

Sarina, staf pendamping Anggota DPRD Makassar, meninggal dunia setelah terjebak di Gedung DPRD Makassar.

8. Rusdamdiansyah (Makassar)

Rusdamdiansyah, pengemudi ojek online, meninggal dunia usai dikeroyok sejumlah orang karena dicurigai sebagai penyusup saat aksi demonstrasi di depan Kampus UMI Makassar.

9. Iko Juliant Junior (Semarang)

Iko, seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang, meninggal setelah sempat kritis dan menjalani operasi. Orang tua Iko menyatakan bahwa putranya sempat mengigau memohon agar tidak dipukuli lagi sebelum meninggal dunia.

Baja Juga  Samsung Rilis Galaxy Tab S11 di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

10. Septinus Sesa (Manokwari)

Septinus meninggal dunia saat aksi blokade berlangsung di kawasan Wirsi dan Jalan Yosudarso, Manokwari. Penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan.

Selain korban jiwa, aksi unjuk rasa juga menyebabkan kerugian materiil berupa kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum. Hal ini menunjukkan dampak luas dari demo yang berujung ricuh, baik secara fisik maupun psikologis bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *