PARASIT makhluk hidup yang tinggal di dalam usus, termasuk cacing dan protozoa. Menurut situsCleveland Clinicsebagai parasit, organisme ini hidup menumpang pada makhluk hidup lain yang disebut inang (host). Parasit sepenuhnya mengandalkan tubuh inang untuk memperoleh nutrisi serta sebagai tempat perlindungan.
Selain itu, tubuh inang menjadi media bagi parasit untuk berpindah, berkembang, dan menyebar ke inang baru. Keberadaan parasitusus Tidak sama sekali memberikan manfaat. Justru, mereka bisa memicu berbagai gejala yang tidak nyaman dan dalam beberapa situasi dapat menimbulkan ancaman kesehatan yang serius.
Menurut laman kesehatan Healthline, setelah parasit masuk ke dalam tubuh, ia akan berpindah ke usus untuk berkembang dan bereproduksi. Gejala umum biasanya baru terlihat ketika jumlah dan ukuran parasit meningkat. Beberapa keluhan yang sering muncul meliputi nyeri perut, diare, mual, muntah, kembung pada perut, kelelahan, serta penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas. Dalam beberapa kasus, penderita bisa mengalami disentri, yaitu infeksi usus yang menyebabkan diare disertai darah dan lendir.
Gejala lain yang juga muncul adalah kulit kemerahan atau rasa gatal di sekitar area anus maupun vulva. Terkadang, penderita bisa melihat cacing keluar bersama feses saat buang air besar. Meskipun demikian, beberapa orang mungkin memiliki cacing usus dalam tubuhnya selama bertahun-tahun tanpa mengalami gejala apa pun.
Selain itu, Healthline juga menjelaskan infeksi cacing usus dapat meningkatkan risiko terjadinya anemia, penyumbatan usus, dan kekurangan nutrisi. Komplikasi ini lebih sering terjadi pada lansia serta individu dengan daya tahan tubuh yang rendah, seperti penderitahuman immunodeficiency virus (HIV).
Infeksi cacing usus dapat meningkatkan risiko bagi wanita yang sedang hamil. Jika seorang ibu hamil diketahui mengidap infeksi ini, dokter akan menentukan obat antiparasit yang aman untuk dikonsumsi selama masa kehamilan. Selain itu, dokter juga akan mengawasi kondisi pasien secara ketat selama proses pengobatan berlangsung.
Pencegahan Parasit Usus
Menurut situs kesehatan Verywell Healthmerekomendasikan beberapa tindakan nyata untuk menurunkan kemungkinan terkena infeksi cacing usus.
- Selalu cuci tangan dengan sabun hingga bersih, khususnya setelah menyentuh tanah dan sebelum makan. Pastikan bagian bawah kuku juga dibersihkan secara menyeluruh.
- Bersihkan, kupas, dan masak hingga matang seluruh buah serta sayuran. Jangan mengonsumsi daging sapi atau babi yang belum matang atau setengah matang.
- Jangan mengonsumsi atau berenang di air yang mungkin terkontaminasi, seperti danau dan sungai.
- Saat berada di wilayah dengan kualitas air yang tidak jelas, hindari menggunakan air dari keran, es batu, serta makanan mentah yang telah dicuci dengan air tersebut.
- Jika tidak yakin tentang kebersihan air, rebus air selama 1-3 menit lalu biarkan dingin sebelum diminum agar membunuh parasit.
- Selalu gunakan sepatu saat berada di luar ruangan agar cacing (seperti cacing tambang) tidak masuk melalui kulit.
- Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mencoba pengobatan alternatif, herbal, atau suplemen apa pun untuk mengatasi cacing parasit.




