ATTO 1 BYD Kini Dipesan di Jawa Tengah, Ini Harganya

Semarang– Setelah diluncurkan secara nasional di GIIAS Jakarta dan Surabaya, BYD Indonesia secara resmi memperkenalkan ATTO 1 di Jawa Tengah melalui acara GIIAS Semarang 2025. Provinsi ini kini menjadi salah satu daerah penting bagi produsen mobil listrik asal Tiongkok, seiring meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap kendaraan listrik.

Bobby Bharata, Direktur Produk BYD Indonesia, menegaskan bahwa tujuan dari peluncuran ini bukan hanya sekadar memperkenalkan produk, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan data yang benar dan tepat mengenai harga, fitur, serta cara pengiriman.

“Kami berharap masyarakat merasa yakin dan siap beralih ke kendaraan listrik. Informasi yang akurat akan memudahkan mereka dalam mengambil keputusan dengan lebih percaya diri,” katanya.

Baja Juga  Cek Jadwal Samsat Keliling Bali Senin (22/9), Lokasi Terbaru!

ATTO 1 dilengkapi dengan fitur-fitur yang telah disesuaikan khusus untuk pasar Indonesia. Meskipun beberapa teknologi serupa dengan mobil lain, BYD menekankan aspek keselamatan, kenyamanan berkendara, dan kemudahan penggunaan sehari-hari agar lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen setempat.

Untuk konsumen di Jawa Tengah, BYD menetapkan harga On The Road (OTR) sebesar Rp 209.000.000 untuk varian Dynamic dan Rp 249.000.000 untuk varian Premium. Bobby Bharata menyampaikan bahwa harga ini ditentukan secara strategis agar kompetitif sambil tetap menjaga nilai jual kembali mobil listrik.

Untuk memperkuat layanan purna jual, BYD menjamin ketersediaan seluruh spare part, termasuk yang sering habis (fast-moving), di semua cabang di Jawa Tengah. Tindakan ini bertujuan agar pelanggan tidak perlu menunggu pengiriman dari Jakarta dan tetap bisa merawat kendaraannya dengan mudah.

Baja Juga  Hasil Liga Spanyol: Barcelona Bikin Comeback Fantastis,Tertinggal 2 Gol Bekuk Levante 3-2

Bagi pemula yang ingin beralih ke kendaraan listrik, BYD menekankan bahwa keamanan baterai telah melewati pengujian ketat, dilengkapi dengan jaminan resmi, dan dirancang untuk digunakan dengan aman, termasuk di daerah yang rentan terhadap banjir sesuai standar P68. Meskipun demikian, perusahaan tetap menyarankan agar mobil tidak terlalu lama terendam air atau terkena banjir.

Potensi pasar kendaraan listrik di Jawa Tengah dinilai sangat menjanjikan. Dengan perkembangan infrastruktur yang terus meningkat dan semakin banyak masyarakat beralih ke mobil listrik, provinsi ini menjadi area penting dalam rencana ekspansi BYD di Indonesia.

Peluncuran ATTO 1 ini juga menjadi kesempatan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami berharap para pengguna tidak hanya membeli mobil listrik, tetapi juga memahami teknologi, keamanan, serta kemudahan dalam perawatannya. Dengan demikian, proses beralih ke kendaraan listrik akan berjalan lebih lancar dan menyenangkan,” tutup Bobby Bharata.

Baja Juga  Tingkatkan Jumlah Warga Tiongkok ke Korea Selatan dengan Perahu Memicu Kekhawatiran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *