GWK Bali Pindahkan Beberapa Dinding Pembatas di Selatan Pintu Masuk

DENPASAR, MediaPresisi.com– PT Garuda Adhimatra Indonesia (PT GAIN) yang menjadi pengelola Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), memutuskan untuk mengubah beberapa bagian dinding pembatas di sisi selatan pintu masuk area GWK.

Hanya saja belum diketahui lokasi mana yang dimaksud oleh pihak GWK.

Berdasarkan pernyataan tertulis yang diterima oleh Komisaris Utama PT GAIN, Sang Nyoman Suwisma, melalui keterangan tertulisnya yang diterimaMediaPresisi.com, pada Rabu (1/10/2025), keputusan tersebut diambil sebagai tindak lanjut dari pertemuan dengan Gubernur Bali, I Wayan Koster, dan Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa.

Pertemuan tersebut berlangsung di Denpasar, Selasa (30/9/2025) malam. Sehari setelah tenggat waktu yang ditentukan oleh DPRD Provinsi Bali kepada GWK untuk melakukan pembongkaran.

Baja Juga  Karir 7 Zodiak Tidak Lancar, Ramalan Karir Virgo Besok 27 Agustus

Koster dan Adi Arnawa mengajukan permintaan agar akses jalan bagi warga kembali dibuka sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai kearifan lokal.

“Tanah yang terletak di kawasan GWK secara sah milik perusahaan. Namun, GWK memahami adanya kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan tersebut,” kata Suwisma.

Maka, berdasarkan kebijaksanaan perusahaan, pihak tersebut kembali membuka pembatas perimeter tersebut.

GWK berkomitmen menjaga kelangsungan kawasan, tetapi harus sejalan dan selaras dengan masyarakat setempat.

Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, pihak manajemen GWK akhirnya setuju untuk merobohkan dinding pembatas yang menghalangi akses jalan bagi warga Banjar Giri Dharma, Desa Ungasan, Kabupaten Badung.

Pantauan MediaPresisi.com, bagian dinding yang telah dibongkar hari ini, Rabu (1/10/2025), merupakan area yang menutupi pintu masuk rumah penduduk. Sementara bagian lainnya masih berdiri tegak.

Baja Juga  Sejarah, Keutamaan, dan Amalan di Bulan Rabiul Awal

Dinding pembatas yang menghalangi akses jalan warga terlihat jelas dari pintu masuk utama GWK. Di antara dinding tersebut dan rumah warga tersisa ruang sempit yang hanya dapat dilewati oleh satu orang.

“Ini masih tahap awal,” kata Head Divisi Komunikasi Pemasaran & Kemitraan GWK, Andre Prawiradisastra, Rabu (1/10/2025).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *