Luis Enrique Alami Patah Tulang Selangka Usai Kecelakaan Sepeda, Dilarikan ke Rumah Sakit

Pelatih PSG Luis Enrique Alami Cedera Saat Bersepeda, Harus Jalani Operasi

Pada Jumat (5/9), pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kecelakaan saat bersepeda. Insiden tersebut menyebabkan cedera yang membutuhkan perawatan medis darurat dan akhirnya diakhiri dengan keputusan untuk menjalani operasi.

Menurut informasi resmi dari klub, Enrique mengalami patah tulang selangka akibat terjatuh dari sepedanya. Setelah mendapatkan pertolongan pertama, ia segera dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tim medis kemudian menentukan bahwa operasi diperlukan agar cedera tersebut dapat diperbaiki secara efektif.

“Setelah terjatuh akibat bersepeda hari ini, pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, dilarikan ke unit gawat darurat dan akan menjalani operasi patah tulang selangka,” demikian pernyataan PSG yang dikutip melalui akun media sosial klub pada Sabtu (6/9).

Baja Juga  Ramalan Zodiak 24 Agustus 2025: Pisces Jelas, Gemini Penuh Energi

PSG juga menyampaikan dukungan penuh kepada Enrique dan berharap ia segera pulih. Klub berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai kondisi terkini pelatih mereka dalam waktu dekat.

Pemulihan Butuh Waktu Lama

Cedera patah tulang selangka biasanya memerlukan masa pemulihan sekitar enam hingga delapan minggu. Selama periode ini, pasien umumnya menggunakan alat penyangga dan menjalani program rehabilitasi agar bisa kembali beraktivitas normal. Dengan kondisi ini, kehadiran Enrique di pinggir lapangan untuk mendampingi PSG dalam pertandingan-pertandingan mendatang masih diragukan.

Termasuk dalam daftar pertandingan yang akan dilakoni oleh PSG adalah laga Ligue 1 melawan Lens dan Liga Champions melawan Atalanta. Sampai saat ini, klub belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai siapa yang akan memimpin tim sementara selama masa pemulihan Enrique.

Baja Juga  Hasil Piala Dunia U-20 2025 - Bintang Piala Dunia U-17 Indonesia Bawa Prancis ke Semifinal

Kebiasaan Bersepeda dan Minat pada Balap Sepeda Ekstrem

Selama masa kepemimpinannya bersama tim Azulgrana, Enrique dan asistennya, Juan Carlos Unzue, sering bersepeda saat tim sedang libur. Rute pantai Garraf antara Castelldefels dan Sitges menjadi salah satu rute favorit bagi para pelatih.

Di luar rutinitas bersepeda, Enrique juga dikenal sebagai atlet yang aktif dalam ajang balap sepeda ekstrem. Ia pernah ambil bagian dalam Cape Epic di Afrika Selatan, yang dikenal sebagai lomba sepeda gunung paling menantang di dunia. Dalam edisi 2023, Enrique berhasil menyelesaikan delapan hari perlombaan dengan total jarak 658 kilometer serta 15.500 meter tanjakan.

Ini merupakan kali ketiganya mengikuti ajang tersebut. Sebelumnya, ia pernah berpartisipasi pada 2013 bersama Unzue, dan pada 2018 bersama Tomas Latorre. Keikutsertaannya dalam ajang ini menunjukkan betapa besar minatnya terhadap olahraga sepeda, baik sebagai aktivitas harian maupun kompetisi ekstrem.

Baja Juga  Jay Idzes: Perjuangan Timnas Indonesia Masih Berlanjut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *