Pengalaman Mengemudi Ferrari 12Cilindri, Mobil Grand Touring yang Mewah dan Tangguh
Pada hari Selasa kemarin (19/8/2025), saya diberikan kesempatan untuk mencoba salah satu mobil paling ikonik di dunia, yaitu Ferrari 12Cilindri. Mobil ini telah diluncurkan di Indonesia pada 20 Maret 2025 dan langsung menarik perhatian para penggemar otomotif tanah air. Bahkan, saat peluncuran saja, sudah ada sebanyak 15 unit yang dipesan.
Ferrari 12Cilindri adalah sebuah Grand Tourer atau GT yang dirancang untuk perjalanan jauh dengan kenyamanan dan kecepatan yang maksimal. Mobil ini merupakan penerus dari Ferrari 812 Superfast dan dibangun di atas platform aluminium yang digunakan untuk mobil dengan mesin depan dan tengah. Grand Touring sendiri merujuk pada mobil yang dirancang untuk perjalanan panjang dengan pengalaman berkendara yang menyenangkan.
Salah satu fitur yang membuat mobil ini sangat cocok untuk perjalanan jauh adalah adanya bagasi dengan kapasitas 270 liter. Bagasi ini mampu menampung koper berukuran sedang serta tas ransel yang cukup besar untuk keperluan liburan. Selain itu, tangki bahan bakar memiliki kapasitas 92 liter. Jika diisi full menggunakan Shell V-Power Nitro+, biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 1,2 juta. Dengan konsumsi bahan bakar sebesar 6,45 km/liter, mobil ini bisa melaju hingga sejauh 593 km hanya dengan sekali pengisian BBM. Artinya, Anda bisa melakukan perjalanan dari Jakarta ke Yogyakarta via Tol Trans Jawa hanya dengan sekali mengisi bahan bakar.
Posisi setir yang rendah dengan kemudi yang bisa diatur tilt dan teleskopik memudahkan pengemudi untuk menemukan posisi terbaik. Jok model balap juga memberikan dukungan yang baik bagi pengemudi dengan tubuh besar. Ini menjadi modal penting untuk menjaga kenyamanan selama perjalanan jauh.
Interior Ferrari 12Cilindri dirancang dengan model dual-cockpit seperti yang terdapat pada mobil-mobil lain seperti Ferrari Roma, Roma Spider, dan Purosangue. Material pelapis joknya menggunakan Alcantara yang mengandung 65% polyester daur ulang, sehingga tidak hanya nyaman tetapi juga ramah lingkungan.
Mobil ini juga dilengkapi dengan Human Machine Interface (HMI) baru yang terdiri dari tiga layar. Semua fungsi dapat dikontrol melalui layar monitor tengah berukuran 10,25 inci. Informasi bagi pengemudi ditampilkan di layar 15,6 inci, sementara penumpang depan dapat menggunakan layar 8,8 inci. Meskipun butuh sedikit adaptasi untuk tombol-tombol haptic di kemudi dan pengaturan di layar monitor tengah, sistem ini sangat intuitif dan mudah digunakan.
Sebagai mobil dengan nama “12Cilindri”, Ferrari 12Cilindri dilengkapi dengan mesin V12 naturally aspirated. Mesin V12 6.500 cc ini diambil dari versi balap 812 Competizione yang memiliki tenaga mencapai 830 dk. Hasilnya, suara mesin yang dihasilkan sangat menggema dan memberikan pengalaman mendengarkan yang luar biasa.
Dapur pacu ini dikombinasikan dengan transmisi Dual Clutch 8-speed yang responsif. Dari awal, mobil langsung merespons dengan cepat ketika pedal gas ditekan. 80 persen dari torsi sebesar 678 Nm sudah terasa sejak putaran mesin 2.500 rpm, bahkan dalam mode Wet karena jalanan yang basah akibat hujan pagi hari. Saya sendiri tidak berani mencoba mode Sport atau Race, apalagi mematikan Traction Control, mengingat mobil ini memiliki daya dorong yang sangat kuat.
Kemudi terasa sangat presisi dan responsif, memberikan umpan balik yang baik kepada pengemudi. Suspensi mobil memberikan peredaman yang halus, namun tetap mempertahankan stabilitas berkendara yang tinggi.
Meskipun Ferrari belum mengungkapkan harga resmi mobil ini, kabarnya mobil dengan spesifikasi seperti yang saya coba ini bisa dibeli dengan harga sekitar Rp 19,5 miliar. Jika Anda tertarik memiliki mobil mewah dan tangguh seperti ini, mungkin ini adalah pilihan yang tepat.




