Penjelasan Ketua RW tentang Terduga Pelaku Penculikan Kepala Cabang Bank
Ketua RW 09 Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Rizal memberikan keterangan terkait terduga pelaku penculikan kepala cabang pembantu salah satu bank BUMN berinisial MIP (37). Ia menyebutkan bahwa para terduga pelaku bukan warga setempat dan baru tinggal di wilayah tersebut sekitar dua bulan lamanya.
“Mereka di sini hanya kurang lebih dua bulan,” ujar Rizal dalam sebuah video yang dipublikasikan secara online. Ia juga mengungkapkan bahwa para terduga pelaku bersikap baik, sehingga ia tidak pernah menduga mereka melakukan tindakan kriminal.
“Saya tidak tahu bahwa ada kejadian seperti ini. Tapi yang jelas orang-orangnya baik. Mereka juga menyapa saya, tidak ada yang aneh-aneh,” tambahnya.
Terkait proses penangkapan, Rizal menceritakan bahwa penangkapan pertama dilakukan pada pagi hari. Menurut informasi dari pemilik rumah, penangkapan terjadi sekitar pukul 10 pagi. Dalam operasi tersebut, tiga orang dibawa oleh pihak kepolisian, namun prosesnya berlangsung senyap.
“Iya, saya enggak dengar apa-apa saat mereka diamankan,” ujarnya. Rizal juga menjelaskan bahwa operasi kedua dilakukan sekitar pukul 2 siang. Pihak kepolisian meminta izin kepada RT setempat sebelum masuk ke lokasi penggerebekan.
Dalam operasi tersebut, tidak ada orang yang diamankan dari lokasi yang sama. Selama proses penangkapan, polisi sempat berbincang dengan RT setempat dan menyampaikan adanya kasus pembunuhan. Rizal menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa menghalangi proses hukum yang dilakukan oleh kepolisian.
“Kalau kasus pembunuhan ya sudah, terserah. Karena ini sudah menyangkut hukum. Kita tidak bisa menghalangi karena itu tugas polisi,” katanya.
Kasus Penculikan Kepala Cabang Bank di Jakarta
Sebelumnya, korban berinisial MIP (37) diculik di parkiran sebuah supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Rabu (20/8/2025). Ia kemudian ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area persawahan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (21/8/2025). Korban ditemukan dengan kondisi tangan dan kaki terikat serta mata terlilit lakban.
Empat terduga pelaku penculikan telah ditangkap oleh pihak kepolisian. Kepala Subdirektorat Reserse Mobile Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Resa Fiardi Marasabessy mengungkapkan identitas empat pelaku, yaitu AT, RS, RAH, dan RW. Dari keempat pelaku tersebut, tiga di antaranya ditangkap di wilayah Jakarta, sedangkan RW ditangkap saat tiba di Bandara Nusa Tenggara Timur saat mencoba melarikan diri.
Resa juga menambahkan bahwa pihak kepolisian masih mendalami kasus ini dan sedang memburu pelaku lain. Ia menjelaskan peran masing-masing pelaku yang telah ditangkap. “Empat pelaku yang sudah diamankan ini yang menculik, bukan yang membunuh korban,” ujarnya dalam kesempatan lain.




