8 Jukir Liar Pasar Tanah Abang Ditangkap, Tarif Parkir Rp100 Ribu

Ringkasan Berita:

  • Petugas menangkap 8 tukang parkir ilegal di area Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
  • Ini disebabkan oleh para tukang parkir ilegal yang menetapkan biaya parkir yang tidak wajar.
  • Mereka menetapkan harga mulai dari Rp 60 hingga Rp 100 ribu.

 

NEWS.COM, JAKARTA –Sebuah video yang menampilkan sejumlah orang sedang ditangkap oleh petugas kepolisian menjadi viral di media sosial.

Tindakan penangkapan dilaporkan terjadi di wilayah Pasar Tanah Abang karena adanya laporan mengenai pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh petugas parkir yang membuat warga khawatir.

Ini disebabkan oleh para tukang parkir liar yang menetapkan harga parkir yang tidak wajar bagi pengemudi, yaitu mulai dari Rp 60 hingga Rp 100 ribu.

Baja Juga  AS Umumkan Kesepakatan Pertukaran 314 Tawanan Perang Rusia-Ukraina

Dari rekaman video, terlihat beberapa tukang parkir yang ditangkap oleh aparat kepolisian.

Tampak ada yang bersikap kooperatif ketika diarahkan oleh polisi, sementara yang lain menolak saat akan ditangkap oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.

Terkait hal tersebut, Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, menyatakan pihaknya merespons laporan guna memastikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat.

“Polsek telah mengambil langkah tegas terhadap berita yang viral agar tidak menyebar lebih jauh dan untuk menciptakan kondisi yang aman, dengan memanggil tukang parkir yang diduga melakukan pungutan liar untuk dimintai keterangan,” ujar Dhimas kepada wartawan, Selasa (17/2/2026).

Dhimas menyebutkan terdapat delapan tukang parkir ilegal yang ditangkap meski ia belum menjelaskan secara rinci mengenai identitas para tukang parkir ilegal yang ditangkap tersebut.

Baja Juga  6 zodiak yang akan dapat uang besar dari hubungan dekat di Februari

Ia hanya menyampaikan bahwa saat ini pemeriksaan yang lebih ketat masih dilakukan terhadap mereka.

“Apa saja yang dilakukan oleh mereka memenuhi unsur untuk dilakukan penegakan hukum lebih lanjut atau cukup diberikan pembinaan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *