Wali Kota Medan Ajak Warga Jaga Lingkungan dan Jangan Tutup Saluran Air

-MEDAN.com, MEDAN-Saluran pembuangan yang tersumbat oleh sampah, tanah, dan aspal menjadi salah satu penyebab banjir di Jalan Seser, Kecamatan Medan Tembung.

Hal tersebut diketahui setelah Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas langsung turun menyapa warga pada akhir pekan.

Akibat pembuangan sampah yang tidak terkendali dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, dampaknya semakin meluas, sehingga genangan air sering terjadi setiap kali hujan lebat. Masalah pokoknya berada pada sistem saluran air.

“Saluran yang seharusnya mengalirkan air, kini justru berhenti alirannya akibat tertimbun material serta tertutup aspal. Akibatnya, air hujan tidak memiliki jalur untuk keluar dan meluap ke jalan sehingga menyebabkan rumah warga terendam,” ujar Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Medan, Gibson Panjaitan, Minggu (28/9/2025).

Baja Juga  Laju Menyusui Eksklusif di Indonesia Meningkat Jadi 66,4 Persen, Ini Fakta dari Unicef dan WHO

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, langsung turun ke lokasi dengan berjalan kaki, melewati jalan yang basah dan licin, ia melihat langsung kondisi saluran air yang tertutup.

“Kondisi saluran pembuangan di sini sudah rusak akibat tertutup dan dibeton. Kami akan segera melakukan perbaikan saluran pembuangan agar bisa mengurangi banjir di wilayah ini,” katanya di hadapan warga bersama Gibson Panjaitan.

Rico Tri Putra Bayu Waas berkesempatan menyapa warga Kelurahan Medan Tembung yang sedang melakukan kegiatan gotong royong bersama di Jalan Seser.

Saat ini adalah waktu yang tepat untuk mendengarkan keluhan masyarakat.

Warga merasa bersyukur, karena kekhawatiran yang mereka alami selama ini mengenai masalah saluran air dan jalan yang rusak akhirnya mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Medan.

Baja Juga  KA Matarmaja Hadir dengan Ekonomi Generasi Baru, Tiket Tetap Murah

“Sangat senang Pak Wali datang ke sini, kami bisa langsung menyampaikan keluhan yang selama ini kami alami,” kata seorang warga.

Pada hari yang sama, sebuah alat berat jenis backhoe dikerahkan untuk membantu proses pembersihan saluran pembuangan.

Beberapa petugas P3SU juga dikerahkan agar pekerjaan dapat selesai lebih cepat.

“Saya juga mengajak masyarakat untuk tidak menutup saluran pembuangan secara pribadi, karena akan merugikan warga lainnya. Perlahan ini akan kita perbaiki,” tutur Rico Waas.

(Dyk/-Medan.com)

Baca berita MEDAN lainnya di Google News

Ikuti pula informasi lainnya melalui Facebook, Instagram, Twitter, dan Channel WA

Berita viral lainnya di Medan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *